Wisata  

Yuk, Wisata Sejarah ke 10 Candi Bersejarah di Jawa Timur Ini!

harian-nasional.com/ – Jawa Timur merupakan provinsi terbesar di Pulau Jawa yang menjadi salah satu provinsi tertua di Indonesia. Jawa Timur mulai ditinggali manusia pada abad ke-8, diketahui sejak ditemukannya Prasasti Dinoyo di Malang. Kemudian dibangunlah Kerajaan Singasari yang menjadi kerajaan pertama di Jawa Timur. Provinsi ini menyimpan banyak hal bersejarah yang sangat menarik.

Ada dua masa kerajaan di Jawa Timur yaitu masa Kerajaan Singasari dan masa Kerajaan Majapahit. Setelah itu mulai bermunculan kerajaan Islam dan dilakukan penyebaran agama Islam di Jawa Timur. Adanya masa Kerajaan Singasari dan Majapahit, membuat Provinsi Jawa Timur memiliki banyak candi yang menjadi saksi sejarah. Berikut ini 10 candi di Jawa Timur yang bisa kamu kunjungi. Simak ulasannya ya!

1. Candi Singasari

* sumber: www.nativeindonesia.com

Singasari merupakan kerajaan pertama di Jawa Timur dan memiliki candi tertinggi pada masanya. Candi Singasari didirikan sekitar tahun 1300 Masehi. Candi ini dibangun sebagai persembahan untuk menghormati Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari. Bangunan Candi Singasari memiliki tinggi sekitar 15 meter dan tidak dihiasi dengan relief pada bagian kaki.

Candi Singasari terletak di tengah halaman. Terdapat sebuah tangga tanpa hiasan makara untuk masuk ke dalam tubuh candi. Pada bagian atap tangga terdapat pahatan sederhana berbentuk kepala Kala. Di sisi dan kanan pintu masuk candi terdapat relung sebagai tempat arca, begitupun pada halaman candi yang menjadi tempat disimpan arca Kerajaan Singasari.

    Alamat : Jl. Kertanegara No. 124B, Candirenggo, Singosari, Kabupaten Malang

    Operasional : 08.30 – 16.00 WIB

    Tiket Masuk : Rp5.000/orang

2. Candi Penataran

Candi Penataran merupakan salah satu jejak sejarah Kerajaan Majapahit di Kabupaten Blitar. Candi Penataran disebut juga sebagai Candi Palah. Terletak di lereng Gunung Kelud, candi ini terdiri dari sekumpulan bangunan kuno. Menurut sejarah, Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit sering mengunjungi Candi Palah sekitar tahun 1350 hingga 1389 Masehi.

Candi Penataran terdiri dari beberapa bagian. Pada area gerbang terdapat dua arca raksasa penjaga pintu. Kemudian area pelatadan depan terdapat 6 bangunan bekas. Pelataran tengah terdapat dinding batu yang membatasi pelataran depan dan pelataran tengah. Pelatasan dalam terdapat 9 bangunan candi.

    Alamat : Penataran, Nglegok, Kabupaten Blitar

    Operasional : 08.00 – 17.00 WIB

    Tiket Masuk : Rp3.000/orang

3. Candi Bajang Ratu

Mojokerto merupakan salah satu tempat paling bersejarah di Jawa Timur. Di kota ini, tepatnya di Kecamatan Trowulan terdapat banyak candi-candi bersejarah. Salah satu diantaranya adalah Candi Bajang Ratu. Menurut Arkeolog, penamaan Bajang Ratu ada kaitannya dengan Raja Jayanegara yang dinobatkan sebagai raja di saat usianya masih kecil.

Bajang memiliki arti “kerdil”. Bangunan bersejarah ini diberi nama Candi Bajang Ratu karena gelar “Ratu Bajang” yang dimiliki Raja Jayanegara. Candi ini dibangun untuk menghormati Raja Jayanegara. Candi Bajang Ratu memiliki ketinggian 16,1 meter dengan panjang 6,74 meter.

    Alamat : Jl. Candi Tikus No. 9 Pelem, Telom, Trowulan, Kabupaten Mojokerto

    Operasional : 08.00 – 16.00 WIB

    Tiket Masuk : Rp3.000/orang

4. Candi Tikus

Candi Tikus terletak tak jauh dari Candi Bajang Ratu. Awal mulanya, Candi Tikut terkubur dalam tanah dan ditemukan kembali pada tahun 1914. Menurut masyarakat setempat, Candi Tikus ditemukan di dalam sarang tikus hingga akhirnya candi ini diberi nama “Candi Tikus”.

Candi Tikus dibangun sekitar abad ke-13 dan abad ke-14. Bangunan candi berbentuk seperti pemandian dengan terdapat kolam dan beberapa bangunan dalam kolam tersebut. Bangunan candi berbentuk persegi empat yang terbuat dari bata merah. Pada dinding luar candi, terdapat pancuran terbuat dari batu andesit yang berbentuk teratai.

    Alamat : Jl. Raya Trowulan, Jatirejo, Temon, Trowulan, Kabupaten Mojokerto

    Operasional : 07.00 – 16.00 WIB

    Tiket Masuk : Rp3.000/orang

5. Candi Gununggangsir

Candi Gunung Gangsir disebut juga dengan Candi Keboncandi. Namun karena lokasinya berasa di Desa Gunung Gansir, candi ini lebih dikenal dengan Candi Gunung Gangsir. Menurut informasi, bangunan candi ini dibangun pada abad ke-11 pasa masa kejayaan Raja Airlangga. Candi Gunung Gangsir dibangun sebagai penghormatan Nyi Sri Grati.

Candi Gunung Gangsir tidak dibangun dengan batu andesit, melainkan sudah menggunakan batu bata. Sejak awal dibangun, Candi Gunung Gangsit belum pernah mengalami pemugaran secara menyeluruh. Meski begitu, bangunan candi masih terlihat kokoh dan megah dengan tinggi sekitar 15 meter.

    Alamat : Dusun Kebon Candi, Gununggangsir, Beji, Kabupaten Pasuruan

    Operasional : 09.00 – 20.00 WIB

    Tiket Masuk : Rp3.000/orang

6. Candi Kidal

Candi Kidal merupakan candi pemujaan tertua di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Airlangga, yaitu sekitar abad ke-11 hingga abad ke-12 Masehi. Lebih tepatnya, Candi Kidal dibangun pada tahun 1248 Masehi yang dilakukan setelah upacara pemakaman untuk Raja Anusapati dari Kerajaan Singasari.