Update COVID-19 Hari Ini Sabtu 29 Oktober 2022: Kasus Meninggal Tambah 27

harian-nasional.com/ – Jakarta Kasus COVID-19 masih menunjukkan penambahan signifikan. Per Sabtu 29 Oktober 2022 pukul 12.00 WIB penambahan kasus baru tercatat sebanyak 3.141. Angka ini turut menambah akumulasi kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 6.487.905.

Penambahan juga terjadi pada kasus sembuh sebanyak 2.109 sehingga akumulasinya menjadi 6.305.586.

Enam+

Sayangnya kasus meninggal juga bertambah dengan penambahan yang cukup tinggi yakni 27 jiwa meninggal sehingga akumulasinya menjadi 158.571.

Kasus aktif turut bertambah sebanyak 1.005 sehingga akumulasinya menjadi 23.748.

Provinsi dengan kasus meninggal terbanyak adalah Jawa Tengah dengan penambahan 8 orang wafat dan Jawa Timur dengan 4 orang meninggal dunia.

Data juga menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 49.982 dan suspek sebanyak 4.985.

5 Provinsi dengan Penambahan Kasus Terbanyak

Laporan dalam bentuk tabel turut menunjukkan penambahan kasus baru terbanyak di 5 provinsi. Kelima provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten.

– DKI Jakarta hari ini mengalami penambahan kasus baru sebanyak 1.041 dan sembuh 852 orang.

– Jawa Timur 473 kasus konfirmasi baru dan 336 orang dinyatakan sembuh.

– Jawa Barat di peringkat ketiga dengan 401 kasus positif baru dan 202 orang telah sembuh.

– Jawa Tengah menunjukkan penambahan 246 kasus baru dan 101 orang sembuh.

– Banten 234 kasus positif baru dan 270 sembuh.

Provinsi lain menunjukkan penambahan kasus di angka satuan hingga puluhan. Namun, masih ada provinsi tanpa penambahan kasus sama sekali. Provinsi-provinsi itu adalah Gorontalo dan Maluku.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Capaian Vaksinasi Hari Ini

Laporan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merinci pula terkait data capaian vaksinasi per 29 Oktober 2022. Penambahan capaian vaksinasi hari ini terjadi pada keempat suntikan. Yakni vaksin primer pertama dan kedua serta booster pertama dan kedua.

– Vaksinasi pertama hari ini bertambah 7.550 sehingga akumulasinya menjadi 205.132.557.

– Vaksinasi primer kedua bertambah 13.312 sehingga akumulasinya menjadi 171.865.802.

– Vaksinasi ketiga alias booster pertama bertambah 41.306 sehingga akumulasinya menjadi 64.983.827.

– Vaksinasi suntikan keempat bertambah 1.128 sehingga akumulasinya menjadi 665.661.

Hingga kini vaksinasi suntikan keempat masih dikhususkan untuk tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan penanganan COVID-19. Namun, di kemudian hari vaksinasi ini tidak menutup kemungkinan akan diberikan pula pada masyarakat umum.

Enam+

Laporan Sebelumnya

Kasus COVID-19 di Indonesia memang mengalami peningkatan beberapa hari terakhir. Pada Jumat 28 Oktober 2022 pukul 12.00 WIB penambahan kasus baru Indonesia tercatat sebanyak 3.015.

Angka ini turut menambah akumulasi kasus positif COVID-19 di Tanah Air menjadi 6.484.764.

Penambahan juga terjadi pada kasus sembuh sebanyak 1.783 sehingga akumulasinya menjadi 6.303.477.

Sedangkan, kasus meninggal masih menunjukkan penambahan yang tinggi yakni 22 orang wafat sehingga akumulasinya menjadi 158.544.

Kasus aktif juga meningkat dengan peningkatan yang signifikan. Penambahan kasus aktif sebanyak 1.210 sehingga akumulasinya menjadi 22.743.

Data juga menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 59.933 dan suspek sebanyak 4.816.

Laporan dalam bentuk tabel turut merinci 5 provinsi dengan penambahan kasus baru terbanyak. Kelima provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.

– DKI Jakarta mengalami penambahan kasus baru sebanyak 1.007 dan sembuh sebanyak 714.

– Jawa Barat menyusul dengan 448 kasus positif baru dan 220 orang telah sembuh.

– Jawa Timur 391 kasus konfirmasi baru dan 367 orang sembuh dari COVID-19.

– Jawa Tengah di peringkat keempat dengan 257 kasus baru dan 145 orang telah sembuh.

– Banten 222 kasus baru dan 95 orang sembuh.

Provinsi lain menunjukkan penambahan kasus di angka satuan hingga puluhan. Namun, masih ada provinsi tanpa penambahan kasus baru sama sekali. Provinsi itu adalah gorontalo dan maluku utara.

Enam+

Kasus Baru dan Kematian Terbanyak di Asia Tenggara

Indonesia menyumbang kasus baru dan kematian akibat COVID-19 terbanyak di Asia Tenggara pada periode 17-23 Oktober 2022.

Hal ini tercantum dalam COVID-19 Weekly Epidemiological Update Edition 115 yang dipublikasikan pada 26 Oktober 2022 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Khusus di Wilayah Asia Tenggara, kasus baru yang dilaporkan kurang dari 35.000 atau turun 4 persen dibandingkan minggu sebelumnya.

Tiga dari 10 negara (30 persen) di wilayah yang datanya tersedia menunjukkan peningkatan jumlah kasus baru 20 persen atau lebih besar. Ketiga negara itu adalah:

– Bhutan melaporkan 83 kasus baru padahal sebelumnya 48 kasus. Artinya bertambah 73 persen

– Sri Lanka bertambah 73 kasus baru dan minggu sebelumnya 52 kasus atau bertambah 40 persen

– Maladewa melaporkan 86 kasus baru padahal minggu sebelumnya 69 kasus atau bertambah 25 persen

Sementara, penambahan kasus baru tertinggi di Asia Tenggara berasal dari negara-negara berikut:

– Indonesia melaporkan 14.093 kasus baru atau 5,2 kasus baru per 100.000 penduduk artinya bertambah 18 persen dibanding minggu sebelumnya

– India melaporkan 13.914 kasus baru atau 1,0 kasus baru per 100.000 penduduk. Artinya, berkurang 17 persen

– Thailand melaporkan 2.616 kasus baru atau 3,7 kasus baru per 100.000 penduduk artinya bertambah 17 persen.

Wilayah Asia Tenggara melaporkan lebih dari 200 kematian. Ini menunjukkan ada penurunan sebanyak 13 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Jumlah kematian baru tertinggi dilaporkan dari:

– Indonesia 116 kematian baru atau kurang dari 1 kematian baru per 100.000 penduduk. Artinya bertambah 7 persen dibanding minggu sebelumnya

– India melaporkan 66 kasus meninggal baru atau kurang dari 1 kematian baru per 100.000 penduduk, menurun 31 dibanding minggu sebelumnya

– Thailand 40 kematian baru atau kurang dari 1 kematian baru per 100.000 penduduk, turun 25 persen dibanding minggu sebelumnya.