Crypto  

Triliunan Shiba Inu (SHIB) Dipastikan akan Diburn Setelah Shibarium Diluncurkan

Triliunan Shiba Inu (SHIB) Dipastikan akan Diburn Setelah Shibarium Diluncurkan

harian-nasional.com/ – Shiba Inu (SHIB) sejumlah triliunan telah ditransfer kendati terjadi penurunan signifikan terhadap burn rate atau laju pemusnahan SHIB.

Pengembang Shiba Inu Shytoshi Kusama mengkonfirmasikan bahwa triliunan SHIB akan di-burning bersama dengan peluncuran layer-2 (L2) Shibarium.

Triliunan Shiba Inu (SHIB) Akan Di-burn

Watcher Guru melaporkan, platform pelacak blockchain Whale Alert menemukan SHIB dalam partaian besar telah dipindahkan di antara alamat dompet anonim.

Perpindahan tersebut terjadi di tengah burn rate yang menurun hampir 100 persen.

Data situs Shib Burn mengungkap, total 3,3 triliun token SHIB ditransfer antara dua alamat dompet anonim. Whale Alert menandai kedua alamat dompet tersebut dengan identitas tidak diketahui.

Selain itu, nilai nominal SHIB yang ditransfer mencapai US$38 juta.

Selama bulan Januari, Whale Alert melacak sejumlah transaksi serupa terkait perpindahan SHIB. Seperti transaksi kali ini, transaksi-transaksi sebelumnya dilakukan antara alamat dompet anonim.

Perpindahan tersebut dapat merupakan transaksi internal yang dilakukan bursa kripto atau investor whale yang memindahkan dana antar dompet.

Transfer triliunan SHIB terjadi ketika burn rate Shiba Inu mengalami tren menurun. Data situs Shib Burn menyatakan burn rate selama 24 jam terakhir telah anjlok 91,3 persen.

Selama kurun waktu tersebut, hanya terjadi burning SHIB sebesar 238 ribu SHIB.

Gerakan burning Shiba Inu mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan yang turut menyumbang terhadap proses pemusnahan token. Salah satu pendukung adalah Steven Cooper, CEO Bigger Entertainment.

Tetapi, baru-baru ini Cooper melempar tuduhan terhadap tim pengembang Shiba Inu.

Menurut Cooper, hal yang terjadi di belakang layar Shiba Inu telah merugikan banyak pihak, termasuk perusahaan miliknya. Ia merujuk kepada insiden antara tim pembela SHIB dengan pembuatan kanal Telegram bagi Shibarium oleh Cooper.

Menanggapi hal tersebut, komunitas SHIB Army menuduh Cooper tidak membayar artis yang telah bekerja bagi perusahaannya. Cooper disebut memakai dana perusahaan untuk keliling dunia.

Cooper membalas semua royalti telah dibayar kepada artis dan perjalanan keliling dunia telah direncanakan jauh sebelum ia terlibat dengan tim Shiba Inu.

Di saat yang sama, pengembang Shiba Inu Shytoshi Kusama belum lama ini mengatakan triliunan SHIB akan di-burning setelah Shibarium meluncur.

Solusi L2 yang telah lama dinanti tersebut merupakan usaha besar yang dapat berdampak penting terhadap operasional Shiba Inu beserta komunitas SHIB Army. [ed]