Tips Merawat dan Menanam Bunga Mawar

Tips Merawat dan Menanam Bunga Mawar

harian-nasional.com/ – Bunga mawar mungkin merupakan salah satu bunga klasik paling terkenal di dunia, yang populer berkat keindahan warna dan bentuknya yang dapat mempercantik pekarangan rumah.

Sayangnya, bunga mawar memiliki reputasi buruk, seperti sulit ditanam dan dirawat, baik bagi pemula maupun mereka yang sudah mahir sekalipun.

Kendati demikian, dengan perawatan dan pemeliharaan yang tepat, gardener pemula pun bisa menanam mawar hingga tumbuh dengan baik.

“Meski mawar umumnya membutuhkan waktu dan perhatian yang lebih banyak dibanding tanaman semak dan perenial lainnya, merawat mawar bisa menyenangkan dan hasilnya pun umumnya memuaskan. Bahkan bagi beberapa pecinta tanaman, tantangan itulah yang membuat mereka ingin terus merawat sang diva kebun ini!” ujar ahli hortikultura di Longwood Gardens Philadelphia Brianna Reid.

Lantas, apa saja yang diperlukan untuk merawat mawar?

Untuk mengetahuinya, simak paparan Reid yang dikutip dari Martha Stewart, berikut ini.

Tips merawat mawar yang ditanam di tanah

Mawar dapat tumbuh di berbagai tempat, seperti di tanah, dalam pot, atau di raised bed.

Namun jika ingin menanamnya di tanah, pastikan untuk memiliki ruang yang luas karena akar mawar akan tumbuh dan berkembang dalam tanah.

Lalu, perhatikan pula hal berikut.

Cahaya

Tanam mawar di area terang di kebun sehingga dapat terpapar cahaya matahari selama sedikitnya enam jam setiap harinya.

“Jika mawar tidak mendapat sinar matahari yang cukup, bunga yang tumbuh bisa lebih sedikit serta menjadi tinggi dan kurus. Tanaman yang tidak menerima cahaya matahari yang cukup pun lebih mudah terkena hama dan penyakit,” ujar Reid.

Suhu

Umumnya mawar dapat tumbuh di daerah beriklim dingin hingga panas. Namun banyak jenis mawar tidak bisa berbunga dengan maksimal bila suhu terlalu panas.

Jika kita tinggal di daerah tropis yang panas, bisa jadi bunga mawar akan menjadi kecil. Namun hal ini bisa disiasati dengan memilih jenis mawar yang tahan panas.

Tanah

Mawar akan tumbuh dengan baik di tanah yang sedikit asam dan memiliki drainase baik.

“Tanah lempung yang gembur akan memberi drainase yang baik dengan tetap memberi kelembapan yang cukup untuk akar mawar,” kata Reid.

Jadi, sebaiknya uji tanah terlabih dahulu sebelum menanam mawar untuk melihat kecukupan nutrisi yang dibutuhkan.

Air

Mawar yang disiram berlebihan lebih mudah mengalami penyakit. Padahal, tanaman yang sehat hanya membutuhkan air sekitar 2,5 hingga 5cm di atas tanahnya setiap minggu.

“Bermain amanlah dan siram dasar mawar untuk mencegah daunnya mengering. Sebaiknya lakukan di pagi hari sebelum suhu siang hari tiba,” ujar Reid.

Pemupukan

Pastikan mawar-mawar kita mendapat makanan yang baik dan cukup dengan formula 15-9-12 slow release.

“Mawar adalah bunga heavy feeder yang akan mendapatkan manfaat dari pemupukan rutin. Pupuk organik biasanya memiliki kandungan nutrisi lebih rendah dan perlu diaplikasikan lebih sering dibanding pupuk sintetis,” ujar Reid.

Cara merawat mawar dalam wadah pot

Jika tidak memiliki ruang yang cukup untuk menanamnya di tanah, ada cukup banyak varietas mawar yang dapat ditanam dalam wadah pot.

“Sama seperti tanaman lain yang ditanam dalam wadah, ukuran mawar akan dibatasi oleh ukuran wadah, meski dapat berbeda-beda,” ujar Dee Hall dari toko bunga Mermaid City Flowers di Norfolk.

Berikut tips merawat mawar dalam pot menurut Hall.

Tanah

Untuk mawar yang ditanam dalam pot, Hall mencampur satu bagian tanah dengan 1/2 bagian kompos dan 1/4 bagian Perlite, yang akan meningkatkan drainase.

Selain itu, ia juga menmabahkan sedikit cacing dan jamur mikoriza yang membantu menciptakan sistem akar yang lebih baik.

Jamur mikoriza ini juga dapat ditambahkan ke tanah tempat semak mawar ditanam di tanah untuk memperbaiki akarnya.

Air

Sementara mawar yang ditanam di kebun dapat mendapatkan manfaat dari kelembapan bawah tanah dan air hujan, mawar yang ada dalam pot akan lebih mudah kering.

“Mawar adalah heavy drinker, dan ditanam dalam pot membuatnya perlu penyiraman lebih, terutama di musim kemarau,” ujar Hall yang menyarankan agar kita menyiapkan tiga hingga empat galon air per minggunya.