Thariq Halilintar dan Fuji Ikut Ramaikan Slow Move Bazaar

harian-nasional.com/ – Jakarta Selebgram Thariq Halilintar dan Fuji turut hadir di acara Slow Move Bazaar yang digelar pada 8-9 Oktober 2022 di Avenue On 5 Menara Tendean. Acara ini sendiri sukses menghadirkan 100 tenan dan 4.500 pengunjung.

Selain Thariq Halilintar dan Fujianti Utami, acara tersebut juga dihadiri sejumlah selebgram lainnya, seperti Rachel Vennya, Karin Novilda, Rebecca Klopper, Fadly Faisal, Queennara Latiza dan Sarah Tumiwa.

Slow Move Bazaar bekerjasama dengan Sony Music juga menggelar acara konser yang dihadiri oleh penyanyi populer di Indonesia termasuk Jesenn, Raissa Ramadhani, dan Winaya Satasya.

Alasan Slow Move Bazaar Digelar

Dikatakan pendiri sekaligus CEO Slow Move Bazaar – Isabella Indrasasana, Slow Move merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyelenggaraan acara dengan tujuan menyediakan platform fisik untuk berkembangnya kultur slow movement di Indonesia.

“Sebagai generasi muda, kami sangat menyadari bahwa fast fashion telah menjadi masalah besar bagi lingkungan kita, dan bagaimana hal itu perlahan-lahan menghancurkan bumi kita. Melalui acara ini, Slow Move Bazaar berusaha untuk meminimalkan masalah tersebut dengan mengenalkan slow fashion dan thrifting kepada warga negara Indonesia, di mana kita bisa membangun komunitas sustainable tersebut. Melalui bazaar ini, kami berharap untuk mendukung para generasi muda untuk lebih mencintai produk lokal yang eco-friendly.” tutur Isabella.

Oleh karena itu, Slow Move Bazaar hadir untuk mempromosikan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dengan mengadakan bazar yang diisi berbagai macam tenan yang menerapkan dan menekankan konsep yang sama. Contohnya, banyak orang yang sekarang memilih untuk membeli pakaian bekas untuk memperpanjang umur pakaian tersebut demi mencegah kenaikan jumlah pakaian di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang cenderung sulit diolah.

Nantinya, beragam merek busana dalam negeri yang mengusung tema sustainability atau keberlanjutan akan dikurasi dalam bazar tersebut. Apalagi saat ini produk busana lokal sedang bertumbuh pesat di Indonesia.

Karenanya, Slow Move juga memiliki tujuan memperkenalkan merek-merek lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Toko Baju Bekas Hingga Produk Kecantikan

Selain toko baju bekas (thrift store) dan gerai busana lokal, pengunjung juga bisa menemukan produk kecantikan Indonesia, dan gerai makanan serta minuman karya anak bangsa.

“Belakangan ini, brand lokal telah mendapat pusat perhatian masyarakat Indonesia karena mereka sedang mendominasi industri busana. Setelah adanya bazar pertama Slow Move, menurut saya bazar ini berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan komunitas di Indonesia yang ternyata punya kesadaran tinggi akan dampak fast fashion,” kata Isabella menegaskan.

Tidak hanya berbelanja, pengunjung bazar juga dapat mengikuti kegiatan membuat aksesoris dan merangkai bunga yang diadakan oleh beberapa tenan.

Hal yang tak kalah menarik, Slow Move Bazaar turut mengadakan fashion show di mana barang-barang one of a kind yang dikenakan oleh para model akan dilelang oleh para tenan.

“Slow Move Bazaar ingin memberikan ruang agar komunitas pergerakan sustainable living dapat bertumbuh dan diadaptasi oleh lebih banyak masyarakat terutama untuk para kaum milenial dan Gen Z,” pungkasnya.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website fimela.com. Situs https://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”