Sakanti Samasta, Translasi Akulturasi Batik dalam Balutan Dongeng Pangeran dan Putri

harian-nasional.com/

    392SHARES

Foto: Adinia Wirasti/Dream.co.id-Ghina Arifin

Dream – Wujud keindahan akulturasi budaya di Indonesia khususnya di daerah pesisir Jawa jadi inspirasi utama Runway Collection 2023 label Iwan Tirta Private Collection (ITPC). Koleksinya sempat diperlihatkan saat menggelar media preview ‘Sakanti Samasta’ di Iwan Tirta Home pada Kamis, 29 September 2022.

Sakanti yang memiliki arti keindahan dan Samasta berarti penyatuan sangat tepat untuk mendeskripsikan inspirasi koleksi runway ITPC ini yang dipresentasikan untuk menyambut peringatan Hari Batik 2022 mendatang.

ITPC memilih Adinia Wirasti, seorang aktris ternama Tanah Air yang mencintai seni batik dan budaya Indonesia untuk menuliskan cerita dongeng Sakanti Samasta.

“ ITPC ini sangat membebaskan kreativitas banget, sehelai kain ini yang dijadikan medianya dengan warna dan gambaran yang amazing,” ungkap Adinia Wirasti saat media preview ‘Sakanti Samasta’.

© Dream.co.id/Ghina Arifin

Sebuah sayembara untuk sang Putri Sakanti

Penggabungan fashion dengan dongeng ini diharapkan membuat karya batik tidak hanya diapresiasi secara visual. Lebih jauh para penggemar batik akan mampu meresapi cerita dan filosofi yang terkandung di dalamnya.

Sayembara pencarian pasangan hidup untuk sang Putri Sakanti, demikian premis utama cerita dongeng ‘Sakanti Samasta’.

© Iwan Tirta Private Collection (ITPC)

Begitu juga dengan tiga sequence koleksi yang diibaratkan sebagai tiga sosok pangeran dari tiga negeri seberang yang mengikuti sayembara pencarian jodoh untuk sang Putri.

Tiga pangeran tersebut adalah Qian, seorang pangeran dengan wajah tenang namun bergaris tegas yang datang membawa ilmu filsafat dan keseimbangan.

20 looks untuk ladies & menswear

Saga, seorang pangeran berkulit terang dan berbadan tegap yang datang dengan banyak cerita dongeng dari segala musim dan pustakanya yang menjadikannya sosok amat bijaksana.

Kai, seorang pangeran yang datang dengan langkah sepi diiringi ratusan kupu dan kelopak bunga sakura, sifatnya mengalir seperti air, tenang tetapi mampu bertransformasi.

© Iwan Tirta Private Collection (ITPC)

Koleksi Sakanti Samasta terdiri dari 20 looks untuk kreasi ladieswear dan menswear.

Material utama yang digunakan mulai dari fine cotton, sutra tenun, taffeta dan material transparan seperti organza, chiffon dan tulle.

Laporan: Ghina Arifin

Taiwan Modest Fashion and Beauty Online Pop-Up Shop, Eksistensi Taiwan dengan Produk-produk Terbaiknya

Dream – Apa yang terlintas di pikiranmu ketika membaca atau mendengar negara Taiwan? Kuliner? Destinasi wisata? Nggak salah, kok.

Tapi ada satu hal yang Sahabat Dream wajib ketahui yaitu industri fashion dan kecantikan milik Taiwan, lho! Selasa, 27 September 2022 kemarin, Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) meluncurkan “ Taiwan Modest Fashion and Beauty Online Pop-Up Shop” secara virtual.

Ratusan Orang Indonesia Pindah Kewarganegaraan ke Taiwan Selama 2019

Acara peluncuruan ini bertujuan untuk memperkenalkan sejumlah perusahaan Taiwan yang memiliki produk-produk berkualitas baik dengan serangkaian kegiatan seperti Online Pop-Up Shop, Modest Fashion Show, demo makeup, peluncuran produk Halal Beauty, hingga One-on-One Online Business Matchmaking.

Bersama Bureau of Foreign Trade (BOFT), Taiwan Sweater Industry Association (TSIA), dan Commerce Development Research Institute (CDRI), Online Pop-Up Shop sendiri menampilkan lebih dari 35 pemasok produk kecantikan premium dari Taiwan.

Sementara Modest Fashion Show memperkenalkan busana-busana terbaru dari para perancang merek busana ternama Taiwan seperti SABRA ANDRE, GIOIA PAN, dan para desainer muda menjanjikan dari Malaysia dan Indonesia.

Hadir produk kecantikan terbaik Taiwan

Di kesempatan tersebut Director General of BOFT, Cynthia Kiang mengenakan gaun elegan bergaya Muslim, sementara Presiden & CEO TAITRA, Simon Wang mengenakan dasi kupu-kupu cantik buatan tangan dengan motif bernuansa Islami.

Tak sekadar memamerkan produk-produk fashion dan beauty saja, di acara itu ada pula demo makeup dan Halal Beauty Product Experience yang menghadirkan produk kecantikan terbaik dari Taiwan.

Keren! Aksi Cepat Taiwan Tangkal Wabah Corona yang Buat Dunia Kagum

© Taiwan External Trade Development Council (TAITRA)

“ Ini adalah pertama kalinya kami meluncurkan toko popup online seperti Taiwan Modest Fashion. Di toko terdapat 35 merek, yang terdiri dari 28 merek kosmetik dan 7 merek gamis, semuanya bersertifikat halal,” kata Simon Wang saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

“ Produk terbaik dari Taiwan untuk pasar Muslim. Produk-produk Taiwan yang ditampilkan dalam acara ini sudah diuji di pasar,” jelasnya.

Memfasilitasi industri Muslim di Taiwan

Disiarkan langsung di negara-negara muslim termasuk ASEAN, Timur Tengah, hingga Afrika Utara, dengan tujuan agar masyarakat setempat dapat bergabung secara online.

Sahabat Dream pun masih bisa menikmati “ Taiwan Modest Fashion and Beauty Online Pop-Up Shop” sampai akhir tahun 2022 lewat https://modestfashiontaiwan.taiwantrade.com/.

Selaku Director General of BOFT, Cynthia Kiang menjelaskan bahwa Taiwan berkomitmen untuk memfasilitasi perdagangan bilateral antara Taiwan dan industri Muslim.

Diketahui pada 2017 lalu, Taiwan Halal Center didirikan dengan misi membangun kekuatan produk halal lokal Taiwan untuk membangun kepercayaan teman-teman Muslim, serta membangun ekosistem halal di Taiwan.

“ Selain itu, Taiwan Halal Center juga diberi tugas membantu industri, membantu perusahaan untuk mendapatkan sertifikasi halal. Setelah bertahun-tahun berusaha, sekarang ada lebih dari seribu pemasok di Taiwan yang telah memperoleh sertifikasi semacam itu, termasuk restoran, hotel, dan berbagai produk-produk,” tambahnya.

Ada rencana ke Taiwan dalam waktu dekat?

Di tahun yang sama, TAITRA dipercaya Pemerintah Taiwan untuk mendirikan Pusat Halal Taiwan dan membantu mempromosikan Industri Halal Taiwan.

© Taiwan External Trade Development Council (TAITRA)

Dengan ragam upaya pun, citra ramah pariwisata Muslim Taiwan mencapai rekor tertinggi, di mana pada tahun ini menduduki peringkat kedua di antara semua negara non-Organization for Islamic Cooperation (non-OKI), dalam hal perjalanan wisata ramah Muslim berdasarkan survei dari Global Muslim Travel Index (GMTI).

Hasil survei tersebut tentunya memberikan kabar baik yang menggembirakan bagi industri pariwisata Taiwan.

Dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan ramah Muslim dan kehidupan yang lebih nyaman, di mana para umat Muslim di seluruh dunia dapat membeli produk berkualitas buatan Taiwan tanpa ada yang perlu di khawatirkan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website dream.co.id. Situs https://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”