Rusia Luncurkan 25 Rudal ke Ukraina, Sebagian Ditembak Jatuh

Rusia Luncurkan 25 Rudal ke Ukraina, Sebagian Ditembak Jatuh

harian-nasional.com/ – Pasukan Rusia meluncurkan sedikitnya 25 rudal jelajah terhadap target-target di wilayah Ukraina , termasuk ibu kota Kiev. Angkatan Udara Ukraina mengklaim sebagian besar rudal Rusia itu berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara yang dimiliki negara itu.

Seperti dilansir CNN, Selasa (9/5/2023), rentetan serangan rudal terbaru Rusia itu dilancarkan pada Selasa (9/5) dini hari waktu setempat. Disebutkan otoritas Ukraina bahwa sebagian besar rudal Rusia ditargetkan ke wilayah ibu kota Kiev.

“Secara total, selama dua gelombang gempuran ke Ukraina pada 9 Mei 2023, penjajah Rusia meluncurkan 25 rudal jelajah Kalibr dan X-101/X-555,” sebut Angkatan Udara Ukraina dalam pernyataannya.

Disebutkan lebih lanjut bahwa sekitar 23 rudal di antaranya yang ditembakkan dari lautan dan dari udara itu berhasil ditembak jatuh dan dihancurkan oleh pertahanan udara Ukraina.

Tidak dijelaskan lebih lanjut soal dua rudal yang tidak ditembak jatuh. Tidak diketahui apakah rudal itu menghantam gedung atau target lainnya di Ukraina.

Wali Kota Kiev Vitaly Klitschko dalam pernyataan terpisah melaporkan bahwa serpihan puing rudal yang ditembak jatuh mendarat di sebuah halaman pribadi warga di distrik Holosiivskyi. Disebutkan Klitschko bahwa tidak ada kerusakan dan tidak ada korban luka akibat puing rudal itu.

Namun demikian, lanjut Klitschko, para pakar peledak dan petugas cepat tanggap darurat tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Serangan rudal jelajah Rusia itu terjadi setelah Moskow melancarkan serangan drone terhadap ibu kota Kiev pada Senin (8/5) pagi waktu setempat. Klitschko sebelumnya menyebut rentetan serangan drone Rusia itu sebagai yang ‘paling masif’.

Sementara militer Ukraina mengklaim berhasil menembak jatuh 35 drone tempur yang diluncurkan Rusia, yang membuat lima orang mengalami luka-luka di Kiev.

Awal pekan ini, militer Ukraina memperingatkan bahwa Rusia berupaya melemahkan pertahanan udaranya menjelang serangan balasan yang dipersiapkan Kiev untuk merebut kembali wilayah-wilayahnya yang diduduki pasukan Moskow sejak invasi dilancarkan setahun lalu.