Crypto  

Ramaikan Piala Dunia FIFA 2022, Coca-Cola Gandeng Crypto.com Rilis 10.000 NFT

Ramaikan Piala Dunia FIFA 2022, Coca-Cola Gandeng Crypto.com Rilis 10.000 NFT

harian-nasional.com/ – Memanfaatkan momentum Piala Dunia 2022 di Qatar, Coca-Cola merilis koleksi non-fungible token (NFT). Raksasa produsen minuman berkarbonasi ini menggandeng Crypto.com yang juga menjadi sponsor dalam kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia itu.

Adapun koleksi digital itu dinamakan NFT Coca-Cola Piece of Magic. Koleksi NFT tersebut akan dirilis sebanyak 10.000 unit NFT dan akan menjadi bentuk baru dari memorabilia yang hidup di ekosistem blockchain.

NFT yang akan dirilis merupakan buah karya dari GMUNK. Dia adalah salah satu seniman digital yang memang telah lama berkecimpung di dunia NFT. Setiap NFT yang dibuat terinspirasi dari highlight sejumlah aksi para pemain tim nasional (timnas) sepak bola dari beragam negara yang berpartisipasi. Hal itu mulai dari serangan tekel hingga gol yang berhasil dicetak.

/Terkait

3 Merek Mewah Ini Resmi Terjun ke Sektor Metaverse dan NFT di Bulan November

Paris Hilton dan a16z Jadi Investor dalam Platform Video Terdesentralisasi Shibuya

Akhir Tahun Ini, Pasar NFT Jepang Diprediksi Bakal Mencapai US$1,36 Miliar

Manfaatkan Blockchain Algorand, MAPay Gunakan NFT untuk Simpan Data Kesehatan

Winamp Masuk Web3, Dukung NFT Musik Berbasis Ethereum dan Polygon

Toys R Us Bakal Merilis Koleksi NFT di Blockchain Solana

Terkait hal ini, General Manager Piala Dunia FIFA dari The Coca-Cola Company, Nazli Berberoglu, mengatakan bahwa gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar bercerita tentang bagaimana menghidupkan momen magis di dalam dan di luar lapangan bagi jutaan penggemar.

“NFT yang terinspirasi oleh heatmap Piala Dunia FIFA 2022 akan ditangkap oleh GMUNK untuk kemudian diimplementasikan guna memperlihatkan semangat dan tekad para pemain,” jelas Nazli Berberoglu.

Bagi para penggemar yang ingin mendapatkan koleksi digital tersebut, mereka harus memiliki akun Crypto.com. Baru setelah itu, mereka melakukan pendaftaran di situs web Coca-Cola Fan Zone.

Coca-Cola sudah Lama Terjun ke Dunia NFT

Coca Cola Piece of Magic bukanlah koleksi NFT pertama yang dirlis oleh The Coca Cola Company. Pada Mei 2021, mereka telah memasuki pasar NFT dan berhasil menjual aset digital seharga US$575,88 ribu lewat lelang secara online.

Hal ini sebenarnya tidak mengherankan mengingat kuatnya brand yang sudah dibangun Coca-Cola. Dengan modal itu, para penggemar juga ingin mendapatkan pengalaman unik dan menarik dari aset digital yang dirilis Coca-Cola.

Global Senior Brand Director di Coca-Cola, Oana Vlad, menjelaskan bahwa keajaiban terjadi ketika komunitas dan mitra berhasil menjadikan sebuah brand sebagai milik pribadi. Sebagai catatan, sebelum lelang NFT dilakukan, Coca-Cola sempat menggelar pesta di platform metaverse Decentraland.

Aksi itu ternyata ikut menambah kredibilitas dan pengalaman pelanggan secara positif. Ditambah lagi, hasil penjualan dari koleksi NFT Coca Cola itu tidak akan diniikmati oleh perusahaan, melainkan akan disumbangkan kepada Special Olympics International. Ini merupakan organisasi olahraga untuk anak-anak dan orang dewasa dengan disabilitas intelektual dan fisik.

Berbagai Brand Ternama Juga Ikut Garap Proyek NFT

Masuknya sejumlah brand global ke ranah industri aset digital dipercaya akan mendongkrak ukuran pasar NFT itu sendiri. Pasalnya, selain Coca Cola, salah satu brand global yang terkenal akan berbagai produk mereka, yaitu Nike, sudah fokus pula pada aset digital.

Sebagai informasi, Nike telah mengakuisisi RTFKT pada Desember 2021 untuk bisa meluncurkan koleksi sepatu yang dapat dimiliki secara digital. Mereka pun berencana meluncurkan Nikeland, sebuah dunia virtual 3 dimensi yang dibuat di dalam platform Roblox.

Dengan banyaknya perusahaan global tradisional yang masuk ke dunia NFT, perusahaan riset global ResearchAndMarkets memprediksi bahwa mereka mampu mendorngktak nilai industri NFT di Amerika Serikat (AS) sebesar 46,5% pada akhir tahun ini.

“NFT telah menjadi arus utama yang semakin meningkat selama 12 bulan kebelakang. Pertumbuhan dipasar NFT global sebagian besar dipimpin oleh popularitas NFT di AS,” jelas riset yang digarap ResearchAndMarkets.

Superstar di Dunia Sepak Bola Turut Rilis NFT

Pada kenyataannya, tidak hanya perusahaan raksasa yang memanfaatkan momentum Piala Dunia 2022 sebagai ajang untuk masuk ke dunia web3. Duo superstar di kancah sepak bola global, yaitu Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, juga telah masuk ke dunia NFT.

Ronaldo sendiri menggunakan platform Binance untuk merilis aset digital miliknya. Koleksi yang dinamakan NFT CR7 itu sudah diluncurkan pada 18 November lalu.

Sementara itu, Lionel Messi telah ikut melakukan investasi dalam industri aset digital. Mantan bintang FC Barcelona ini bergabung dengan Sorare, perusahaan game trading card berbasis NFT asal Perancis, sebagai investor dan brand ambassador. Terkait kabar ini, co-founder Sorare, Nicolas Julia, menjelaskan bahwa masuknya Messi akan membantu mereka menetapkan standar baru dalam menjalankan proyek NFT.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!