Karir  

Profesi yang Biasanya Dijalani Lulusan Hubungan Internasional di Indonesia

harian-nasional.com/ – Artikel kali ini spesial untuk kamu yang sedang berkuliah di jurusan Hubungan Internasional.

Hubungan Internasional sendiri, menurut Wikipedia, adalah ilmu yang mempelajari hubungan antarnegara, termasuk peran sejumlah negara, organisasi antarpemerintah, organisasi nonpemerintah internasional, organisasi non-pemerintah, dan perusahaan multinasional.

Jurusan ini mengintegrasikan banyak disiplin ilmu seperti ekonomi, sejarah, hukum internasional, filsafat, geografi, sosiologi, antropologi, kriminologi, psikologi, dan ilmu budaya.

Kebanyakan orang memilih studi Hubungan iIternasional karena besarnya kesempatan bekerja di luar negeri.

Apa saja sebenarnya prospek kerja lulusan Hubungan Internasional terutama di Indonesia? Berikut saya sajikan 7 profesi di antaranya.

1. Duta Besar

© president-ksgov.net

Profesi paling bergengsi dari lulusan Hubungan Internasional adalah duta besar.

Duta besar adalah pejabat diplomatik yang ditugaskan untuk merepresentasikan negara asalnya pada negara berdaulat lain atau suatu organisasi internasional.

Biasanya kantor duta besar terletak di ibu kota negara tujuan.

Fungsi diplomatik duta besar sendiri bisa dibagi dalam 3 poin. Pertama, melindungi warga negara asalnya yang sedang bepergian atau bekerja di negara tujuan.

Kemudian, duta besar juga menjaga hubungan internasional antarnegara dalam hal ekonomi, misalnya kerjasama perdagangan antar negara.

Duta besar bertugas sebagai perantara kerjasama bisnis dari negara asal untuk negara tujuan.

Fungsi ketiga dari duta besar adalah menjaga perdamaian dunia. Masalah utama yang diatasi yaitu terorisme internasional, penyuapan, dan perdagangan.

2. Staf Kedutaan

© embassyseries.org

Selain sebagai duta besar, terdapat beberapa prospek kerja lulusan Hubungan Internasional di kedutaan.

Lapangan pekerjaan pertama adalah staf ekonomi, yang bekerja untuk mengatasi masalah ekonomi antara negara asal dan tujuan, misalnya negosiasi mengenai pajak.

Lulusan Hubungan Internasional juga bisa bekerja di kedutaan sebagai staf politik.

Staf politik berfungsi mengamati dan melaporkan iklim politik negara tujuan pada pemerintah negara asalnya dan para warga negara asal yang sedang bepergian ke negara tujuan.

Masalah-masalah yang diamati antara lain adalah pertikaian, terorisme, dan kekerasan yang dilakukan kelompok politik atau demonstrasi massa.

Pekerjaan hubungan internasional staf kedutaan adalah staf konsulat yang menjadi perantara negara asal dengan warga negara tujuan.

Staf konsulat bertugas menerbitkan visa dan dokumen-dokumen terkait. Selain itu, staf konsulat juga mengunjungi para warga negara asal yang ditahan di negara tuan rumah.

3. Jurnalis

© thoughtco.com

Tentu kamu sudah mengetahui profesi ini, kan. Ya, jurnalis bekerja mengumpulkan, menulis, atau mendistribusikan berita atau informasi terkini pada masyarakat.

Lulusan Hubungan Internasional sendiri bisa bekerja sebagai seorang jurnalis yang ditugaskan di luar negeri. Tentu sebelum bisa dikirim ke kancah internasional, seorang jurnalis harus memiliki pengalaman yang mumpuni di dalam negeri terlebih dahulu.

Kemampuan berpikir kritis seorang lulusan Hubungan Internasional dalam memandang suatu isu sangat dibutuhkan untuk melakukan investigasi dan reportasi agar masyarakat mendapatkan fakta yang akurat.

Cek lowongan pekerjaannya di Glints dan segera kirimkan lamaranmu!

4. Tenaga Ahli Anggota DPR

© idntimes.com

Lulusan jurusan Hubungan Internasional juga bisa bekerja sebagai Tenaga Ahli Alat Kelengkapan DPR RI, terutama di Komisi I yang meliputi bidang pertahanan, luar negeri, dan informasi.

Tenaga ahli bertugas membantu anggota DPR dalam rapat komisi, menyusun telaah, kajian, analisis di daerah pemilihan anggota DPR tersebut, dan yang terkait fungsi DPR di bidang legislasi dan pengawasan.

Tenaga ahli juga wajib melaporkan tugasnya kepada anggota DPR yang bersangkutan secara berkala.

Bagi kamu lulusan jurusan Hubungan Internasional yang berminat pada pekerjaan ini, seleksi calon tenaga ahli ini biasanya dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPR RI dengan beberapa persyaratan berikut ini:

    minimal pendidikan S2

    IPK min. 3,0

    berusia maksimal 60 tahun

    menguasai Bahasa Inggris dengan skor TOEFL minimal 500

5. Government Relations Officer

© thebalance.com

Lulusan Hubungan Internasional dibutuhkan untuk bekerja sebagai government relations officer di perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.

Pekerjaan ini menghubungkan antara klien tempat government relations officer bekerja dengan pemerintah.

Government relations officer berdiskusi dengan para politisi di berbagai tingkatan pemerintahan dengan tujuan mempengaruhi legislatif dalam membuat kebijakan yang terkait dengan bisnis klien tersebut atau meminta dana dari pemerintah.

Government relations officer juga bisa mengajari para karyawan di perusahaan tempatnya bekerja untuk dapat melakukan lobi.

Pengetahuan lulusan Hubungan Internasional dalam memahami kepentingan Indonesia dan juga negara asal perusahaan asing sangat dibutuhkan dalam menjalani pekerjaan ini.

Selain itu kemampuan diplomasi juga mutlak diperlukan agar lobi yang dilakukan berhasil.

Kalau kamu merasa punya skill yang dibutuhkan, langsung lowongan kerja government relations di Glints, yuk.

6. Konsultan Internasional

© entrepreneur.com

Seorang konsultan internasional bekerja membantu perusahaan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait prospek aktivitas perusahaan tersebut di pasar internasional.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="10"]

Konsultan internasional bisa bekerja dengan kliennya dalam suatu proyek yang spesifik dalam berbagai bidang, seperti manajemen, market research, sumber daya manusia, corporate strategy, teknik, IT, dan lain-lain.

Kemampuan lulusan Hubungan Internasional dalam berkomunikasi dengan bahasa asing sangat krusial dalam menganalisis setiap informasi yang ada untuk diaplikasikan dalam strategi perusahaan.

Selain itu pengetahuan tambahan yang dimiliki seorang lulusan Hubungan Internasional mengenai perdagangan dan bisnis juga menjadi pertimbangan bagi perusahaan konsultan untuk menerima para pelamar.

7. Dosen

© dailycal.org

Dosen bisa jadi salah satu pekerjaan yang kamu pertimbangkan sebagai lulusan Hubungan Internasional.

Dosen tidak hanya memberikan pengajaran dan melakukan transfer ilmu pengetahuan, tapi juga membimbing mahasiswa agar menjadi manusia yang berkompeten di bidang keilmuan yang ditekuninya, dalam hal ini ilmu Hubungan Internasional.

Seperti yang kamu ketahui, dosen melakukan pengajaran di kelas melalui kegiatan perkuliahan serta pemberian tugas dan ujian.

Selain itu, dosen juga menjadi penasihat akademik dan pembimbing bagi mahasiswa tingkat akhir.

Seorang dosen juga dituntut untuk senantiasa mengembangkan ilmu pengetahuan Hubungan Internasional dengan melakukan berbagai penelitian ilmiah.

Penemuan para dosen melalui penelitian ini bisa menjadi tolok ukur kehebatan perguruan tinggi tempatnya mengabdi.

Dosen juga diharap untuk bisa aktif berpartisipasi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Itu tadi 7 peluang kerja bagi kamu yang berkuliah di jurusan hubungan internasional.

Ternyata lulusan dari jurusan ini tidak melulu menjadi duta besar, masih ada prospek karier lain yang menjanjikan.

Selain itu, masih banyak segudang pekerjaan lainnya yang bisa kamu tekuni sebagai lulusan Hubungan Internasional baik yang sejalan maupun tidak dengan ilmu pengetahuan yang kamu pelajari di kuliah.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website glints.com. Situs https://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”