PHK Besar-besaran Nyaris 1.000 Pekerja di Coinbase, Brian Armstrong Salahkan Sam Bankman-Fried!

harian-nasional.com/ – CEO Coinbase Brian Armstrong menyalahkan pendiri FTX Sam Bankman-Fried setelah perusahaannya yang sedang berjuang mengumumkan putaran PHK besar-besaran.

Armstrong merupakan seorang pengkritik Bankman-Fried yang blak-blakan. Merujuk pergolakan baru-baru ini dalam industri cryptocurrency yang berasal dari keruntuhan FTX, ia mengonfirmasi bahwa Coinbase telah memangkas sekitar 950 pekerja atau sekitar 20% dari keseluruhan tenaga kerjanya.

“Pada tahun 2022, pasar crypto cenderung menurun seiring dengan ekonomi makro yang lebih luas,” kata Armstrong dalam posting blog yang dikutip dari New York Post di Jakarta, Rabu (11/1/23). “Kami juga melihat kejatuhan dari pelaku yang tidak bermoral di industri ini, dan masih ada kemungkinan penularan lebih lanjut.”

Runtuhnya FTX menjadi kebangkrutan November lalu dan memperburuk masalah yang ada untuk sektor cryptocurrency. Sebelumnya, sektor ini telah mengalami penurunan besar dalam harga token dan valuasi perusahaan karena investor yang menghindari risiko membuang kepemilikan mereka.

Bankman-Fried mengaku tidak bersalah atas delapan tuduhan federal bulan lalu. FBI telah menuduh mantan miliarder itu secara ilegal menggunakan dana pelanggan FTX untuk membiayai gaya hidupnya yang mewah dan menutupi kerugian di hedge fund cryptocurrency Alameda Research.

PHK adalah tanda terbaru dari gejolak yang berkembang di Coinbase. Sebelumnya perusahaan telah memberhentikan lebih dari 1.100 karyawan atau sekitar 18% dari tenaga kerjanya pada bulan Juni. Saat itu, Armstrong memperingatkan bahwa resesi AS yang membayangi dapat menyebabkan musim dingin crypto lainnya yang akan memukul sektor ini untuk jangka panjang.