Crypto  

Perusahaan Milik Jack Dorsey Berinvestasi di Penambang Bitcoin Ramah Lingkungan Afrika

Perusahaan Milik Jack Dorsey Berinvestasi di Penambang Bitcoin Ramah Lingkungan Afrika

harian-nasional.com/ – Block Inc., perusahaan yang dipimpin Jack Dorsey (co-founder dan mantan CEO Twitter), menjadi salah satu pihak yang berkontribusi dalam putaran pendanaan bagi perusahaan penambang Bitcoin di Afrika yang digerakkan oleh energi terbarukan.

Block, yang merupakan perusahaan digital payment bersama venture capital (VC) Stillmark, pada hari Selasa (6/12) mengumumkan bahwa mereka memimpin investasi senilai US$2 juta (Rp31,2 miliar) untuk Gridless.

Gridless merupakan penambang Bitcoin yang memanfaatkan jaringan energi terbarukan skala kecil di pedesaan Afrika. Terkait kabar ini, Jack Dorsey mengatakan, “Terima kasih atas kemitraannya dan terus mengamankan jaringan Bitcoin!”

/Terkait

Laporan Proof of Reserves Binance Menuai Kritik Tajam

Usai FTX Group Alami Kehancuran Dahsyat, SBF Ingin Mulai Usaha Bisnis Baru

Dampak Kegagalan FTX, Perusahaan Publik Diminta Ungkap Risiko Kripto Mereka

Coinbase Umumkan Konversi Bebas Biaya USDT ke USDC, Perang antar Stablecoin Dimulai?

Raup Pendanaan US$2,25 Juta, 360 Mining Genjot Produksi Gas Alam

Mastercard Melihat Keruntuhan FTX sebagai Peluang Industri Kripto untuk Mengatur Ulang

Sekilas tentang Gridless

Gridless mendesain, membangun, dan mengoperasikan situs penambangan Bitcoin bersama produsen energi terbarukan skala kecil di pedesaan Afrika yang mengalami kelebihan energi yang tidak digunakan.

Mereka telah mengontrak 5 percontohan proyek di pedesaan Kenya dengan HydroBox, sebuah perusahaan energi pembangkit listrik tenaga air Afrika. Saat ini, 3 di antaranya telah beroperasi. Gridless berencana memperluas operasi ke bagian lain Afrika Timur dalam waktu dekat.

CEO Gridless, Erik Hersman, mengatakan bahwa ketika penambangan Bitcoin telah dominan di Amerika Utara, Eropa, dan Asia, benua Afrika menghadirkan peluang besar untuk lebih mendiversifikasi penambangan Bitcoin di seluruh dunia serta membantu mengamankan jaringan dengan lebih baik.

“Energi terbarukan berlimpah di benua ini. Hal tersebut menghadirkan potensi keuntungan yang sangat baik bagi pembangkit energi dan penambang Bitcoin, serta kemampuan untuk memberikan dampak positif yang nyata pada masyarakat di mana hal itu digunakan,” ungkap Erik Hersman.

Sementara itu, Thomas Templeton, yang merupakan pemimpin untuk penambangan dan dompet Bitcoin di Block, mengatakan bahwa pihaknya sangat fokus untuk membantu mempercepat hashrate Bitcoin yang mengandalkan energi terbarukan secara global.

Dia menilai Gridless mewakili keselarasan strategis yang erat dengan visi Block untuk memastikan jaringan Bitcoin semakin memanfaatkan energi bersih, dikombinasikan dengan pusat komputasi Bitcoin di seluruh dunia.

“Pekerjaan ini dapat mendukung eksternalitas komunitas yang positif sambil juga membantu mengamankan infrastruktur terdistribusi di balik ekosistem moneter Bitcoin,” jelas Thomas Templeton.

Menambang Bitcoin dengan Energi Terbarukan

Sebagai informasi, penambangan Bitcoin merupakan proses intensif energi ketika komputer melakukan aktivitas Proof-of-Work (PoW) untuk membuat blok baru hingga memvalidasi transaksi yang ada di blockchain Bitcoin. Sebagai insentif, pihak yang melakukan aktivitas ini mendapatkan sekian Bitcoin sebagai imbalan.

Namun, beberapa pihak mengkhawatirkan tentang konsumsi energi penambang Bitcoin menggunakan konsensus PoW yang dinilai cukup signifikan. Selain itu, sebagian besar daya komputasi untuk penambangan Bitcoin saat ini berasal dari pusat skala industri.

Terkait aksi terbaru dari perusahaan yang dipimpin oleh Jack Dorsey, hal ini merupakan upaya terbaru dari Block untuk mendorong operasi penambangan Bitcoin yang berkelanjutan dan terdesentralisasi.

Sebagai bagian dari komitmen untuk membuat penambangan Bitcoin jauh lebih baik, Block pada Oktober lalu dikabarkan telah merekrut sejumlah engineer dan manager penambang kripto veteran untuk membangun unit bisnis penambangan Bitcoin dan mengembangkan proyek yang dapat mendorong individu untuk menambang Bitcoin.

Mundur ke bulan April lalu, perusahaan infrastruktur blockchain yaitu Blockstream telah menjalin kerja sama dengan Block untuk membuat fasilitas penambangan Bitcoin yang 100% berasal dari energi terbarukan dalam skala besar dengan dukungan teknologi yang dikembangkan oleh Tesla.

Bagaimana pendapat Anda tentang investasi Block Inc pada perusahaan penambangan Afrika ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!