Penyebab Gastritis dan Cara Mencegahnya

Penyebab Gastritis dan Cara Mencegahnya

harian-nasional.com/ – Gastritis adalah kondisi peradangan lapisan lambung , singkatnya radang lambung.

Mengutip Cleveland Clinic, setiap perut manusia memiliki lapisan pelindung berupa lendir yang disebut mukosa.

Mukosa ini berperan melindungi perut kita dari asam lambung yang sangat kuat untuk mencerna semua makanan yang kita telan.

Saat terjadi gastritis , lapisan lambung itu rusak atau melemah oleh sesuatu yang mengakibatkan ia meradang.

Gastritis bisa membuat kita merasakan sakit perut, kembung, mual dan muntah.

Tak hanya itu, mengutip Cleveland Clinic, ciri-ciri gastritis bisa dikenali sebagai berikut:

  • Feses hitam dan lembek
  • Merasa ekstra kenyang selama atau setelah makan
  • Kehilangan selera makan
  • Sakit maag
  • Berat badan turun
  • Nyeri atau ketidaknyamanan perut bagian atas
  • Muntah darah.

Gejala penyakit ini bisa datang tiba-tiba, yang berarti itu adalah gastritis akut.

Bisa juga datang secara bertahap, yang berarti kamu mengalami gastritis kronis.

Penting kemudian untuk kita mengetahui penyebab gastritis ini.

Penyebab

Mengutip Cleveland Clinic, berbagai hal yang dapat menjadi penyebab gastritis meliputi:

  • Penyalahgunaan alkohol: penggunaan alkohol kronis dapat mengiritasi dan mengikis lapisan perut.
  • Penyakit autoimun: pada beberapa orang, sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat di lapisan perut.
  • Infeksi bakteri: bakteri H pylori adalah penyebab utama penyakit gastritis kronis dan penyakit tukak lambung. Bakteri memecah lapisan pelindung perut dan menyebabkan peradangan.
  • Refluks empedu: hati memproduksi empedu untuk membantu mencerna makanan berlemak. Refluks berarti mengalir kembali. Refluks empedu terjadi ketika empedu mengalir kembali ke perut alih-alih bergerak melalui usus kecil.
  • Obat-obatan: penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (seperti ibuprofen dan aspirin) atau kortikosteroid secara terus-menerus untuk mengatasi nyeri kronis dapat mengiritasi lapisan lambung.
  • Stres fisik: penyakit atau cedera parah yang tiba-tiba dapat menjadi penyebab gastritis. Seringkali, gastritis berkembang bahkan setelah trauma yang tidak melibatkan perut. Luka bakar parah dan cedera otak adalah dua penyebab umum.

Setelah mengetahui penyebabnya, penting untuk kita kemudian melakukan pencegahan gastritis.

Cara mencegah

Mengutip Healthline, setiap orang sebenarnya bisa melakukan strategi untuk mencegah gastritis secara berbeda-beda sesuai dengan kesehatan masing-masing orang.

Sebab, bisa jadi penyebab gastritis satu orang dengan lainnya tidak sama dan gastritis tidak selalu memiliki penyebab yang jelas.

Namun secara umum, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah gastritis, yaitu:

  • Biasakan menjaga kebersihan dengan baik: kebiasaan seperti mencuci tangan dapat membantu mengurangi risiko terkena infeksi H pylori.
  • Menjaga kesehatan mental dengan baik: praktik perawatan diri dan penghilang stres dapat mengurangi risiko pengembangan gastritis akibat stres.
  • Berhenti merokok
  • Menghindari atau membatasi alkohol dan kafein.
  • Menjaga makanan: makan dalam porsi kecil lebih lambat dan teratur. Selain itu, menghindari atau membatasi makanan yang digoreng, serta terlalu asin, manis, dan pedas (ini adalah hal-hal yang menurut penelitian dapat memicu gejala gastritis).

Makanan yang harus dihindari

Penderita gastritis memiliki sejumlah makanan yang harus dihindari, sehingga harus menjaga makanannya.

Mengutip Healthline, makanan yang dapat mengiritasi lapisan lambung adalah makanan yang dapat memperburuk kondisi penderita penyakit gastritis.

Selain itu, makanan tertentu yang menjadi alergen seseorang ketika dimakan juga dapat memperburuk gastritis.

Secara umum, makanan yang harus dihindari untuk mencegah gastritis meliputi:

  • Makanan asam alami, seperti tomat dan beberapa buah-buahan
  • Alkohol
  • Minuman berkarbonasi/soda
  • Kopi dan teh yang berkafein
  • Makanan berlemak
  • Gorengan
  • Jus buah dengan pemanis tambahan
  • Makanan acar
  • Makanan pedas.