Peluang Bisnis Pernak Pernik Natal dan Tahun Baru

harian-nasional.com/ – JAKARTA – Menjelang perayaan natal dan tahun baru, ada bisnis menjanjikan yang bisa Anda manfaatkan nih.

Yakni, berbisnis pernak pernik keperluan pesta natal dan tahun baru. Seperti diketahui, natal identik dengan pohon natal, dan hiasannya, sedangkan tahun baru identik dengan terompet, balon, dan kalender.

Ada banyak kreasi pernak-pernik natal yang bisa Anda hasilkan jadikan peluang usaha. Semisal mistletoe yang biasanya dipasang di depan pintu atau topi santa, bando beraneka kreasi, dan lain sebagainya. Sementara, jika menjelang tahun baru, maka pernak pernik yang biasa dicari seperti terompet dan aksesoris lainnya.

Apabila Anda tertarik untuk membuka bisnis musiman ini, simak dulu tips berikut agar Anda bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan.

1. Tentukan jenis dan jumlah stok pernak pernik

Anda mungkin harus menjual lebih banyak produk selama liburan natal dan tahun baru. Produk hiasan atau pernak-pernik mempunyai pasar masing-masing, sesuaikan dengan jenis barang yang akan dijual. Apakah pernak pernik yang dijual menyasar kepada kaum anak-anak, orang dewasa atau lainnya.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk dapat memperkirakan permintaan stok Anda di musim liburan ini. Telusuri data penjualan Anda dari tahun lalu untuk melihat pola pembelian pelanggan Anda. Cari tahu produk mana yang paling banyak terjual dan mana yang tidak terlalu populer.

2. Sediakan tawaran spesial

Apa pun jenis produk yang Anda tawarkan, Anda selalu dapat menggabungkannya selama musim liburan. Anda dapat menggabungkan beberapa produk menjadi satu set dan membuat harga khusus untuk mereka. Anda juga dapat menggunakan strategi pemasaran ‘Beli 1 Gratis 1’ untuk produk tertentu yang tidak akan mempengaruhi margin keuntungan Anda.

Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah mengadakan hari obral besar pada malam natal ataupun tahun baru
Anda harus bisa menetapkan point of sale yang baik dengan berfokus pada barang-barang yang sudah lama berada di toko atau gudang Anda, bukan yang baru (ingat first-in, first-out). Ini adalah cara yang cepat dan efektif untuk meningkatkan penjualan sambil mengendalikan persediaan.

3. Umumkan waktu operasional

Apakah Anda akan buka lebih lama dari biasanya atau Anda berencana untuk menutup bisnis Anda selama beberapa hari?

Untuk membantu mempersiapkan ini, pastikan untuk meminta karyawan Anda untuk meminta waktu libur lebih awal sehingga Anda dapat merencanakan jadwal yang sesuai. Ingatlah untuk selalu memberi tahu staf dan pelanggan Anda tentang jam operasional liburan Anda sehingga mereka dapat merencanakan jadwal belanja mereka sebelumnya!

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="10"]

4. Carilah Supplier

Para pelanggan lebih banyak membeli dalam bentuk paket daripada pernak-pernik dalam bentuk satuan Alasannya, lebih praktis dan hemat.

Bahkan, tujuh hari menjelang Natal biasanya menjadi momen puncak pasar membeli pernak-pernik. Sehingga, penting untuk menjalin kerja sama dengan pemasok lokal. Jangan lupa dibandingkan harga antara penjual yang satu dan penjual yang lain. Mengingat, konsumen meminta pengiriman cepat dengan biaya pengiriman murah

5. Optimalkan toko online

Selain membuka gerai fisik. Anda juga harus siapkan toko online setidaknya di satu platform, sebab lebih dari 80 persen konsumen berbelanja secara online di seluruh dunia, sehingga ini bisa membuka peluang bagi Anda untuk menjual lebih banyak produk.

Mulailah dengan memperbarui tema situs web Anda. Pertimbangkan untuk menambahkan spanduk bertema natal dan tahun baru. Ini adalah cara praktis untuk menambah kesan ceria pada toko Anda selama liburan.

6. Tentukan lokasi dan perhatikan tata letak

Memilih lokasi adalah langkah yang opsional. Namun, jika Anda ingin membuka gerai fisik, maka sebaiknya pilih lokasi yang strategis dan rancang etalase secara menarik. Di dalam toko, Anda juga harus atur koleksi pernak pernik agar mempermudah pelanggan untuk bergerak.

Keluarkan beberapa pernak pernik yang ‘touchy feely’ dari kotaknya sehingga bisa dipegang dan dimainkan, utamanya bagi anak-anak.

7. Buat konten media sosial yang menarik

Jika Anda belum aktif mengelola bisnis Instagram Anda, inilah saatnya untuk kembali meramaikan konten Instagram Anda.

Selain itu, untuk memposting foto promosi Anda di Facebook, Twitter dan Instagram, Anda juga dapat membuat kampanye kreatif baru, seperti kontes foto Instagram yang mengharuskan peserta untuk menampilkan merek Anda, mengomentari produk Anda, dan menggunakan tagar menarik yang memiliki berpotensi menjadi viral. Sebagai imbalannya, Anda dapat memberi mereka diskon atau penawaran menarik lainnya, seperti merchandise atau membership eksklusif.

Adapun, dengan kegiatan tersebut akan meningkatkan brand awareness, serta dampak positif lain yang bisa Anda dapatkan dari kampanye media sosial adalah Anda dapat menggunakan kembali dokumentasi untuk promosi tahun depan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website entrepreneur.bisnis.com. Situs https://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”