Niat Berenang di Sungai Bersama Lumba-lumba, Gadis 16 Tahun Tewas Diserang Hiu

Niat Berenang di Sungai Bersama Lumba-lumba, Gadis 16 Tahun Tewas Diserang Hiu

harian-nasional.com/

PERTH, KOMPAS.com – Seorang gadis berusia 16 tahun tewas diserang hiu di Australia , Sabtu (4/2/2023).

Gadis tersebut awalnya terjun ke Sungai Swan di Ibu Kota Negara Bagian Australia Barat, Perth, untuk bermain bersama sekelompok lumba-lumba.

Akan tetapi, dia justru diserang hiu. Gadis itu berhasil ditarik dari air dan mengalami luka yang kritis. Dia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Polisi mengatakan, mereka dipanggil ke lokasi serangan sekitar pada Sabtu sekitar pukul 15.45 waktu setempat di dekat jembatan lalu lintas di Sungai Swan.

Polisi meyakini, korban awalnya bermain bersama teman-temannya dan melompat dari jet ski untuk berenang bersama kawanan lumba-lumba di sungai saat serangan hiu terjadi.

Pihak berwenang tidak yakin jenis hiu apa yang menyerang gadis itu, lapor Australian Broadcasting Corp.

Orang-orang didesak untuk lebih berhati-hati di Sungai Swan setelah insiden serangan hiu tersebut.

Serangan hiu fatal terakhir di perairan Australia Barat terjadi pada November 2021 ketika seorang pria berusia 57 tahun diterkam oleh hiu putih besar di Port Beach Perth.

Pada Januari 2021, seorang pria terluka parah diserang hiu banteng saat berenang di Sungai Swan.

Lebih dari 100 spesies hiu hidup di perairan Australia Barat, yang merupakan negara bagian terbesar di Australia.

Dari jumlah spesies itu, hiu banteng sering ditemukan beberapa kilometer (km) di hulu sungai.

Menurut Pemerintah Negara Bagian Australia Barat, risiko serangan hiu di wilayah tersebut sebenarnya cukup rendah.

Meski demikian, Pemerintah Negara Bagian Australia Barat sudah membentuk unit khusus tanggap hiu untuk bekerja dengan responden pertama dalam insiden penyerangan hiu.

Australia berada di peringkat belakang AS dalam jumlah serangan hiu yang tidak beralasan pada manusia sepanjang 2021, menurut laporan berjudul International Shark Attack File yang dirilis Universitas Florida.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.