Lautan Luas Cetak Pendapatan Rp 6 Triliun hingga September 2022

harian-nasional.com/ – Jakarta – PT Lautan Luas Tbk (LTLS) membukukan kinerja positif hingga kuartal III 2022. Lautan Luas mencatatkan peningkatan pendapatan pendapatan 27,33 persen menjadi Rp 6,01 triliun per sembilan bulan pertama 2022 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 4,72 triliun.

Mengutip laporan keuangan Lautan Luas, Kamis (27/10/2022), beban pokok penjualan hingga kuartal III 2022 mencapai Rp 4,82 triliun atau meningkat 26,17 persen dari realisasi sebelumnya sebesar Rp 3,82 triliun.

Dengan demikian, laba bruto perseroan meningkat 31,20 persen dari Rp 902,87 miliar per kuartal III 2021 menjadi Rp 1,18 triliun hingga kuartal III 2022.

Sedangkan, laba usaha perseroan naik menjadi Rp 490,44 miliar hingga September 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 363,11 miliar.

Lautan Luas membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 261 miliar meningkat 99,81 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 138,32 miliar.

Dengan melihat kondisi tersebut, perseroan membukukan laba bersih per saham yang dapat diatribusikan kepada entitas pemilik entitas induk sebesar Rp 168 hingga September 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 90.

Sementara itu, aset perseroan senilai Rp 6,04 triliun hingga kuartal III 2022 menurun dari akhir tahun lalu sebesar Rp 6,22 triliun. Kemudian, liabilitas Lautan Luas sebesar Rp 3,18 triliun hingga kuartal III 2022 menurun dari akhir tahun lalu sebesar Rp 3,52 triliun.

Sedangkan, ekuitas Lautan Luas tercatat sebesar Rp 2,85 triliun hingga kuartal III 2022 menurun dari akhir tahun lalu Rp 2,70 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 295,67 miliar hingga September 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 499,09 miliar.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dongkrak Kinerja, Lautan Luas Suntik Modal Rp 4 Miliar ke Anak Usaha

Sebelumnya, PT Lautan Luas Tbk ( LTLS ) melakukan penambahan penyertaan modal anak perusahaan senilai Rp 4 miliar kepada PT Lautan Solusi Airindo. Dengan penambahan tersebut maka modal dasar PT Lautan Solusi Airindo menjadi Rp12 miliar.

Penambahan modal PT Lautan Luas Tbk ke PT Lautan Solusi Airindo dengan cara menerbitkan 4.000 saham baru. Dengan demikian modal disetor PT Lautan Solusi Airindo berubah dari Rp 8 Miliar menjadi Rp12 Miliar.

PT Lautan Solusi Airindo merupakan salah satu anak perusahaan PT Lautan Luas Tbk yang didirikan pada tahun 2019 dan bergerak dalam solusi pengolahan air untuk kebutuhan industry maupun rumah tangga yang dikenal dengan merek Pureve.

“Dengan penambahan modal ini, kami berharap dapat memperkuat struktur permodalan dalam mengembangkan bisnis Pureve di masyarakat,” jelas Eurike Hadijaya, Investor Relations Manager PT Lautan Luas Tbk.

Seperti yang diketahui PT Lautan Luas Tbk adalah perusahaan kimia khusus dan dasar yang berfokus pada industry makanan, personal care dan pengolahan air.

Selain investasi di Lautan Solusi Airindo, Lautan Luas diketahui juga memiliki investasi di beberapa anak usaha yang memproduksi bahan kimia untuk pengelolaan air, dan juga kerjasama dengan Perusahaan Organo Jepang, yang bergerak di industri water treatment engineering.

“Air bersih merupakan kebutuhan premier dalam kehidupan sejalan dengan visi perusahaan yang ingin turut menciptakan dunia yang lebih baik melalui upaya perusahaan,” kata Eurike.

Selain itu, Eurike menambahkan Perusahaan mengambil moment ulang tahun perusahaan yang ke 70 tahun dengan mengadopsi kampung di Kawasan Bebulak, Mauk, Tangerang yang akan menjadi Kampung Lautan Luas.

“Diharapkan program pembangunan 70 Rumah, 7 Sekolah dan 7 pusat air bersih dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Pengolahan Air Bersih

Dengan bantuan konstruksi pengolahan air bersih, PT Lautan Luas Tbk mengharapkan masyarakat sekitar desa Bebulak dapat mempunyai akses air bersih yang terjangkau dan meningkatkan taraf hidup dan kesehatan dari desa tersebut.

Komitmen PT Lautan Luas Tbk pada tanggung jawab sosial perusahaan selaras dengan aspek economy, social, governance (ESG). Komitmen ini dibuktikan dengan Silver award yang didapatkan Perusahaan pada acara BISRA award 2022.

Kinerja Perusahaan di 2022Secara kinerja Perseroan, tercatat penjualan di kuartal I-2022 meningkat 40,9 persen dibandingkan dengan kuartal I-2021 menjadi Rp 2,1 Triliun. Perseroan berhasil mencetak EBITDA meningkat pada kuartal I-2022 sebesar Rp 230 Miliar dibandingkan dengan kuartal I-2021 yang tercatat sebesar Rp 179 Miliar.

Bersamaan dengan itu, pendapatan dari operasional meningkat 89,7 persen menjadi Rp 189 Miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 100 Miliar. Mayoritas penjualan LTLS pada kuartal I-2022 berasal dari penjualan sektor distribusi 46,8 persen dan manufacturing 32,4 persen.

Tetap Optimistis di Tengah Fluktuasi Harga Komoditas

Presiden Direktur Lautan Luas Indrawan Masrin menyampaikan keyakinannya pada kinerja perusahaan pada tahun ini, walaupun ditengah fluktuasi harga komoditi dan juga ketidakpastian ekonomi.

Perseroan menjalankan monitoring ketat atas kegiatan operasional, termasuk juga pengelolaan arus kas. Selain itu Lautan Luas juga aktif dalam pengembangan produk baru yang dilakukan dengan fokus terarah.

“Meskipun tahun ini masih akan diliputi oleh tantangan dan ketidakpastian, PT Lautan Luas Tbk optimis dengan prospek usaha ke depannya seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Kami akan terus fokus untuk merealisasikan rencana bisnis, mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif kepada komunitas dan masyarakat,” tegasnya.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website liputan6.com. Situs https://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”