Kode Oli SAE & API, Apa Sih Itu? Cari Tahu Yuk

Kode Oli SAE & API, Apa Sih Itu? Cari Tahu Yuk

harian-nasional.com/

Sistem pelumasan pada mesin mobil memegang peranan krusial untuk menjaga kualitas dan kinerja mesin. Oleh karena itu, oli yang digunakan harus benar-benar sesuai dengan spesifikasi mesin, serta suhu di mana mobil digunakan.

Salah pilih spesifikasi oli mesin, mobil Anda bisa turun mesin

Karena perannya yang sangat vital, Anda tak bisa asal dalam memilih oli mesin mobil. Jika oli tidak cocok, mesin mobil dapat mengalami masalah, bahkan sampai turun mesin.

Biasanya, kode oli mesin yang digunakan di Indonesia adalah SAE atau API, yang merupakan kode internasional oli yang beredar di Indonesia. Kedua kode di atas menunjukkan spesifikasi oli seperti tingkat kekentalan, dan peruntukan untuk mesin bensin atau diesel.

Untuk lebih membantu Anda ketika memilih oli mesin, berikut penjelasan dari masing-masing kode oli mesin yang tertera di kemasan.

SAE (Society of Automotive Engineer)

Beberapa mobil juga menuliskan spesifikasi mesin di atas tutup oli mesin mobil

SAE adalah badan internasional yang menyatakan tingkat kekentalan oli dan juga kemampuan oli dalam menjaga stabilitas kekentalan oli terhadap pengaruh suhu mesin serta lingkungan.

Semakin kecil angka indeks SAE, oli berbentuk semakin cair. Sebaliknya, jika angka indeks SAE-nya besar, maka oli akan semakin kental. Biasanya, kode oli mesin dengan angka indeks SAE kecil digunakan di daerah bersuhu dingin dan bersalju seperti negara-negara Eropa.

Sebagai contoh, pada kemasan oli tertulis 10W – 40, angka paling depan adalah tingkat kekentalan oli pada suhu dingin yang diikuti huruf W (Winter). Sedangkan angka belakang menunjukan kekentalan oli ketika mesin bekerja, semakin besar indeks angkanya maka semakin kental oli saat mobil digunakan.

Umumnya, di Indonesia oli di pasaran memiliki spesifikasi kekentalan SAE 10W – 30 atau SAE 15W – 50. Sementara itu, di negara bersuhu dingin biasanya memakai oli SAE 5W – 35.

API (American Petroleum Institute)

Contoh kemasan oli mesin mobil yang banyak di Indonesia

API merupakan lembaga penguji dan pemeriksa kualitas oli di negara-negara Eropa serta Amerika, dan juga kode sertifikasi yang sekaligus menjadi standar terhadap kualitas oli di seluruh dunia.

Kode oli mesin API untuk mesin bensin (S) dan diesel (C). Biasanya kode yang tertera pada mesin bensin adalah SA, SB, SC, SD, SE, dan SF. Sementara untuk mesin diesel, kodenya adalah CA, CB, CC dan CD. Kode di atas berfungsi sebagai pembeda dalam peruntukan oli mesin. Semakin tinggi huruf abjad kedua, maka oli tersebut dikhususkan untuk mesin yang bekerja lebih berat.

ILSAC (International Lubricant Standarization and Approval Comitee)

Selain SAE dan API, ILSAC juga jadi standar beberapa oli mobil di Indonesia

Selain SAE dan API, ada juga kode oli mesin ILSAC yang merupakan standarisasi oli untuk pasar Amerika dan Jepang. Biasanya, ILSAC diikuti oleh kode GF-5 yang merupakan parameter uji dari oli yang meliputi fuel economy environment, simulasi deposit ruang bakar, piston, dan lainnya.

Standar ILSAC memang belum begitu terdengar di Indonesia, karena oli di pasaran rata-rata menggunakan standarisasi API dan SAE. Namun, sudah ada beberapa merek oli di Indonesia yang menggunakannya.

Melalui penjelasan mengendai kode oli mesin di atas, Anda mungkin sudah bisa mengetahui jenis oli mesin yang cocok untuk mobil Anda. Namun untuk lebih yakin, coba konsultasi dengan bengkel kepercayaan Anda tiap kali ingin melakukan servis rutin ganti oli.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs http://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs http://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”