Kalandra Group Gelar Indonesia Communications Outlook 2023

harian-nasional.com/ – JAKARTA – Memasuki awal tahun 2023, perekonomian global masih dinyatakan berada dalam situasi ketidakpastian. Mengutip laman World Bank (15/9/22), bank sentral di seluruh dunia secara bersamaan menaikkan suku bunga sebagai respon terhadap inflasi, yang berpotensi ke arah resesi global.

Beberapa ancamannya sudah terlihat, sebut saja gelombang PHK besar-besaran, pemotongan anggaran, restrukturisasi, dan berbagai upaya yang dilakukan perusahaan untuk bertahan di situasi krisis.

Menurut laporan Global Economic Prospects yang diterbitkan World Bank pada Januari 2023, perekonomian Indonesia pada 2023 diproyeksikan turun 0,5 persen menjadi 4,8 persen dari awalnya 5,3 persen. Kemudian pada 2024, perekonomian Indonesia diproyeksikan menjadi 4,9 persen atau turun dari proyeksi awal yaitu 5,1 persen.

Menyikapi hal ini, Gubernur Bank Indonesia mengajak untuk optimistis agar perekonomian Indonesia semakin pulih dan bangkit melalui tiga hal. Pertama konsistensi, inovasi dan sinergi yang menyangkut koordinasi, serta kolaborasi dan gotong-royong dalam menghadapi masalah bersama seperti pandemi.

Dalam dunia bisnis, peran sinergi banyak diemban oleh bagian public relation ataupun kehumasan sehingga harus merencanakan dan membangun strategi komunikasi yang tepat dan efisien di berbagai situasi termasuk dalam menyikapi potensi krisis. Dengan tujuan utama yaitu menjadi dukungan maksimal kepada perusahaan. Menjadi seorang PR yang handal, tentunya dibutuhkan kecakapan dalam menganalisa situasi dan berpikir secara strategis

Menjawab kebutuhan ini, Kalandara Group sebagai penyedia jasa di bidang PR dan Digital Marketing terintegrasi berinisiasi menggelar Indonesia Communications Outlook (ICO) 2023, sebuah event yang mempertemukan pembicara inspiratif di dunia PR pada tanggal 18 Januari mendatang.

Kegiatan yang dirancang sebagai bi-annual event ini, sekaligus juga untuk memperkenalkan PT Kalandara Semesta Utama sebagai group yang menaungi sejumlah agensi yaitu Kandi Imaji, Katarsa, dan Kanaka.

ICO 2023 merupakan sebuah acara dengan konsep panel diskusi, gathering, dan networking event yang membahas berbagai isu menarik dan penting terkait dunia kehumasan dan komunikasi di Indonesia. Tujuan dari diselenggarakannya event ini, adalah sebagai bagian dari pengembangan profesional dan memperluas wawasan bagi praktisi PR.

Farah Dilla Syofiana selaku Co-Founder & Co-Chief Executive Officer Kalandara Group mengatakan bahwa pada acara Indonesia Communications Outlook (ICO) 2023 ini, pembicara dan peserta dapat berdiskusi terkait menghadapi potensi krisis yang efektif dan efisien.

“Termasuk juga merespon prediksi resesi global, dikaitkan dengan kesiapan dan rencana bagi bisnis atau organisasi di Indonesia, khususnya para praktisi PR dan profesional dunia komunikasi, untuk tetap bertahan, bertumbuh dan berkontribusi positif,” ujarnya.

Mengangkat tema “The Importance of Strategic Communications During the Potential Crisis”, panel diskusi di ICO 2023 diisi oleh para pembicara dengan latar belakang dunia kehumasan. Dibagi dalam 2 sesi, sesi pertama “A looming Recession’s Potential Impact on PR Industry: Strengthen and Recession-Proof Your PR Strategy” akan diisi oleh Arya M. Sinulingga (Staf Khusus Kementerian BUMN) sebagai keynote speaker, Benny S. Butarbutar (Media & Communications Senior Advisor Perum Bulog & General Secretary of Perhumas), Richelle Maramis (Senior VP – Division Head, Corporate Affairs at PT Bank Permata Tbk), dan Saki H Bramono (VP of Corporate Communication Telkomsel).

Sesi ke-2 “Addressing Negative Issues During a Crisis: How to Lead Our Team Through the Uncertainty and Difficult Times” diisi oleh Usman Kansong (Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo) sebagai keynote speakers.

Sementara jajaran speaker yang akan turut mengisi sesi 2 yaitu Rieka Handayani (VP Corporate Communication at Tokocrypto), Yulia Maria (Director Marketing and Communication at Artotel Group & Chairman at Himpunan Humas Hotel (H3) Jakarta), Ogi Wicaksono (Marketing Manager BINAR), dan Fairuza Ahmad Iqbal (Head of Media and Communication Bukalapak).

Harapan dari terselenggaranya ICO 2023 praktisi PR dan profesional komunikasi bersiap menghadapi waktu yang tidak pasti, mendidik pemangku kepentingan dan pembuat keputusan serta menunjukkan nilai adalah kuncinya.

“Dengan pembahasan lebih lanjut oleh para praktisi dan profesional di dunia kehumasan dan komunikasi diharapkan dapat menghasilkan terobosan-terobosan atau solusi-solusi yang relevan dan dapat dipraktekkan secara langsung,” tutup Farah Dilla.