Jangan Tertipu, Ini Tips Mengetahui Odometer Putaran

Jangan Tertipu, Ini Tips Mengetahui Odometer Putaran

harian-nasional.com/

Salah satu acuan dalam membeli mobil bekas adalah melihat angka odometer yang pernah ditempuh. Pasalnya jika odometer menunjukan angka yang tinggi mengisyaratkan bahwa mobil yang akan Anda beli telah menempuh jarak yang cukup jauh. Efeknya tentunya berdampak pada performa mobil yang akan Anda beli dan harga jualnya lagi akan sangat terdepresiasi. Lalu bagaimana caranya agar tidak tertipu odometer putaran? Simak tips di bawah ini.

Penting untuk Anda mengetahui odometer yang akan Anda beli bukan putaran

Pertama Anda harus perhatikan catatan servis berkala mobil yang akan Anda beli. Cara ini merupakan yang paling efektif agar meminimalisir kemungkinan tertipu odometer palsu. Anda cukup lihat catatan servis terakhir yang ada di buku servis, selanjutnya hubungi bengkel yang tertera di buku service untuk mengkonfirmasi keterangan service record yang pernah dilakukan lalu sesuaikan. Jika catatan buku servis tidak bisa dicek, maka Anda sebaiknya memeriksa keaslian odometer dari kondisi mobil yang akan Anda beli.

Kedua periksa kondisi fisik mobil, Anda bisa perhatian tanda-tanda mobil telah terlalu lelah karena menempuh jarak yang sudah terlalu jauh. Perhatikan interiornya apakah kondisi setir sudah kusam, jok sudah pecah-pecah, bahkan pedal sudah mengalami kehausan atau tidak. Sedangkan pada sektor mesin, perhatikan suara mesin apakah kasar atau tidak. Lalu pada bagian kaki-kaki seperti bushing, boot, link stabilizer sudah mengalami kehausan atau tidak.

Sebagai salah satu acuan Anda bisa perhatikan kondisi ban pada mobil yang akan Anda beli

Ketiga periksa tahun pembuatan, Anda harus perhatikan hal ini. Apakah kilometer sesuai dengan usia mobil yang akan Anda beli bukan mengunakan odometer putaran. Biasanya setiap mobil melakukan servis baik dilakukan setiap enam bulan atau sejauh 10 ribu kilometer. Lantas jika satu tahun, maka jarak tempuh pada odometer idealnya mencapai 20 ribu km per tahun, bukan 100 ribu km.

Terakhir Anda bisa perhatikan kualitas ban mobil yang akan Anda beli. Bisanya ban mobil harus diganti setelah berjalan sejauh 35.000 km. Maka Anda perlu perhatikan apakah semua ban pada mobil yang akan Anda beli masih original atau sudah diganti dengan yang baru. Anda perlu mengakurkan, tahun pembuatan, odometer yang pernah ditempuh, dan kondisi ban mobil untuk mengetahui mobil yang akan Anda beli tidak menggunakan odometer putaran.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs http://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs http://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”