Hewan-Hewan di Kebun Binatang Dallas AS Hilang Misterius

Hewan-Hewan di Kebun Binatang Dallas AS Hilang Misterius

harian-nasional.com/ – Dalam beberapa minggu terakhir, Kebun Binatang Dallas , Amerika Serikat ( AS ) telah mengalami serangkaian peristiwa mencurigakan. Di mulai dari kaburnya macan dahan, monyet yang terluka, dan beberapa hewan yang hilang.

Kejadian mencurigakan bermula pada 13 Januari, saat macam dahan bernama Nova melarikan diri melalui lubang yang diduga dibuat oleh manusia. Setelah 6,5 jam pencarian, Nova berhasil ditemukan.

Esoknya, staf kebun binatang menemukan lubang yang mirip seperti di kandang Nova. Namun, lubang itu berada di kandang monyet lutung.

Seminggu kemudian, burung hering yang terancam punah mati dengan luka yang mencurigakan. “Staf kebun binatang dan tim perawat hewan sangat sedih atas matinya Pin (burung hering yang mati),” kata mereka di akun Twitter resminya, pada 22 Januari 2023.

“Kematiannya tidak biasa, dan kemungkinan bukan karena sebab alami,” kata mereka menambahkan.

Akibat kejadian mencurigakan belakangan ini, staf keamanan kebun binatang menambah kamera keamanan dan shift jaga. Namun, hal aneh tetap terjadi.

Salah satunya adalah hilangnya dua monyet kaisan tamarin, bernama Finn dan Bella pada 30 Januari 2023.

Mereka ditemukan beberapa hari di sebuah lemari di rumah kosong di Lancaster, Texas. Setelah diperiksa, baik Finn dan bella dalam keadaan baik, meskipun berat badannya turun.

Puncak serangkaian peristiwa mencurigakan itu terjadi saat polisi menangkap seorang pria yang diduga ada hubungannya dengan beberapa hewan yang hilang.

Pria tersebut bernama Davion Irvin (40). Ia didakwa dengan enam pasal kekejaman terhadap hewan.

Departemen Kepolisian Dallas mengungkapkan, kemungkinan Davion akan lebih banyak dikenakan pasal.

Hilangnya beberapa hewan di kebun binatang di Dallas diduga ada kaitannya dengan perdagangan hewan ilegal. Pasalnya, perdagangan satwa liar bisa menghasilkan antara 7,8 miliar dolar AS hingga 10 miliar dolar AS per tahun.

Perburuan dan perdangan ilegal adalah penyebab utama penurunan populasi spesies langka, seperti trenggiling, harimau, dan gajah.***