Crypto  

Harga Bitcoin akan Kembali Naik Ketika Lewati Fase Ini

harian-nasional.com/ – Faktor tersebut salah satunya dipengaruhi oleh kepercayaan investor institusional yang terus menambah aset Bitcoin mere di bulan ini. Perusahaan seperti MicroStrategy dan lainnya membantu aktivitas harga Bitcoin berada pada level resisten di pekan ini.

Kendati demikian, kondisi ini masih teramat rentan. Harga Bitcoin di 24 jam terakhir ini (5-6 Maret 2021), masih berkutat di harga US$ 46-49 ribu. Di pekan ini harga Bitcoin masih kesulitan untuk menyentuh angka US$ 50 ribu.

Analisis dari Cointelegraph, menyebutkan harga Bitcoin bisa saja terjungkal pada level kritisnya yakni US$ 41.959,63. Apabila harga tersebut bertahan hingga beberapa hari, harga BItcoin bisa terperosok lebih dalam hingga menyentuh angka US4 37 hingga 28 ribu.

Namun, sebaliknya, apabila harga Bitcoin dalam waktu dekat ini menyentuh angka US$ 52 ribu, mata uang kripto ini akan melambung dan membuka peluang untuk mencetak harga tertingginya kembali.

Sentimen Global Sangat Berpengaruh

Sejumlah analis ekonomi di Amerika Serikat memprediksi bahwa pemulihan ekonomi global akan lebih cepat dari perkiraan. Hal itu berkaitan dengan vaksinasi Covid 19 yang tengah dilakukan oleh hampir seluruh negara di dunia.

Namun, saat pertumbuhan meningkat drastis terdapat kekhawatiran inflasi pun meningkat. Maka, tak heran banyak pihak yang berspekulasi Bank sentral AS akan menyesuaikan dengan menahan suku bunga.

Selain itu, tingkat imbal hasil surat utang Amerika Serikat melonjak dari sekitar 1% pada awal tahun menjadi 1,626%. Peningkatan ini akan memancing para investor mengalihkan aset-aset safe heaven mereka ke aset berisiko seperti cryptocurrency.

Asumsi tersebut memberikan angin segar pada pasar Bitcoin ke depannya. Apabila para investor melarikan aset mereka ke Cryptocurrency, nilai transaski di pasar ini akan bertumbuh dan turut mempengaruhi harga Bitcoin.

ARTIKEL TERKAIT:

Terus Alami Koreksi, Akankah Bitcoin Kembali ke Harga Tertingginya?

Harga Bitcoin Kembali Anjlok, Bagaimana Trennya di Pekan Ini?

Fintech Milik CEO Twitter Borong Bitcoin Rp 2,4 Triliun

Netflix Diprediksi Bakal Ikuti Jejak Tesla Borong Bitcoin

UNTUK ANALISA DAN TEKNIKAL KRIPTO KLIK INI

Disclaimer:

Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.