Es Krim Kubus Perpaduan Karamel dan Vanila, Meleleh di Mulut

harian-nasional.com/

    9SHARES

Feast Pop/ Foto: Walls Indonesia

Dream – Bagi Sahabat Dream penggemar es krim, mungkin akan penasaran dengan es krim berbentuk unik yaitu kubus. Bukan di cup atau dengan stick.

Wall’s baru saja merilis Feast Pop, es krim tanpa stik pertama di Indonesia. Bentuknya memang tak biasa dan membuat penasaran banyak orang, salah satunya Arief Muhammad, seorang influencer.

” Pas bungkusnya dibuka, gue surprise banget karena ada empat es krim yang bentuknya kotak tanpa stik. Nah, pas langsung hap dingin-dingin, gua suka banget sensasi es krim vanila dan karamel yang ngeblend di mulut,” ujar Arief dalam siaran pers yang diterima Dream.

Arief juga punya cara sendiri untuk menikmatinya. Bukan langsung digigit, tapi dibiarkan meleleh dalam mulut.

“ Pas gua biarkan dulu sebentar, terus langsung hap dimakan pelan-pelan. Wah, ternyata enak juga! Apalagi pas es krim dan cokelat renyahnya lumer di mulut,” ujarnya.

Perpaduan Rasa Karamel dan Vanila

© Elvira/ Dream

Saat Dream mencoba mencicipi es krim kubus ini, memang sangat memanjakan lidah. Perpaduan vanila dan karamel menyatu dengan pas. Ditambah dengan lapisan cokelat di luarnya yang garing saat digigit.

Es krim ini juga ramai dibicarakan di media sosial. Banyak warganet yang mencoba menyantapnya dengan berbagai cara.“ Senang sekali lihat postingan sahabat Wall’s yang sangat kreatif saat menceritakan keseruan makan Feast Pop dengan cara yang unik. Ada yang kreatif menyusun Feast Pop sampai tinggi sebelum dimakan. Ada juga tim langsung hap dingin-dingin dan tim tunggu sebentar untuk nikmati sensasi lumer di mulut,” ujar Bernardus Rendita Kusumo,Senior Brand Manager Wall’s Unilever Indonesia.

Kamu sudah mencicipinya, Sahabat Dream?

Es Krim Pedas Khas Hirata, Siap Menantang Para Turis

Dream – Sensasi dingin, menyegarkan dan manis, selalu kita cari saat menyantap es krim. Bagaimana kalau ada es krim yang rasanya justru sangat pedas, mau mencobanya?

Hirata, sebuah desa kecil di Prefektur Fukushima Jepang, menjadi terkenal karena menantang wisatawan untuk mencoba es krim Habanero. Es krim ini memiliki citarasa yang sangat pedas.

Berupa es krim vanila yang ditaburi dengan bubuk lada Habanero. Porsi bubuk lada tersebut tergantung pada toleransi rasa pedas bagi yang ingin mencobanya. Faktanya, rasa lada ini sangat pedas sehingga orang yang ingin mencoba harus tanda tangan surat pernyataan kalau tak akan menuntut bila terjadi sesuatu.

© Dream

Es krim Habanero Hirata yang sekarang terkenal berawal dari bencana Fukushima pada 2011. Sebelum tsunami melanda wilayah tersebut dan ketakutan akan dampak radiasi mulai mencengkeram, wilayah ini dikenal sebagai penghasil sayuran.

Setelah insiden hancurnya pusat nuklir Fukushima karena tsunami dan gempa, masyarakat sekitar harus mencari cara lain untuk mencari nafkah. Awalnya, tiga petani tertarik untuk menenam cabai Habanero kecil yang bentuknya lucu tanpa terlalu memikirkan fakta bahwa cabai itu terlalu pedas untuk sebagian besar konsumen Jepang.

© Oddity Central

Mereka tidak dapat menemukan pasar untuk cabai pedas tersebut. Pada 2015, para petani memiliki ide untuk mengolah Habanero sebagai bahan es krim lembut. Ide tersebut berhasil membuat banyak orang penasaran dan mendatangnya banyak turis.

Rasanya memang sangat pedas, tapi levelnya bisa disesuaikan. Berani mencobnya?

Sumber: Oddity Central

Es Krim dan Gelato, Sudah Tahu Bedanya?

Dream – Lembut, dingin, dan manis merupakan kesan pertama ketika menikmati es krim ataupun gelato. Keduanya sangat cocok untuk dinikmati ketika cuaca panas ataupun saat suasana hati kurang baik.

Sekilas es krim dan gelato terlihat sama saja. Tetapi, apakah keduanya memiliki perbedaan atau hanya penyebutannya saja yang berbeda? Berikut penjelasan mengenai es krim dan gelato yang dilansir dari Thekitchn.com.

Es krim

© Shutterstock

Pada dasarnya, es krim terbuat dari susu, krim, dan gula. Beberapa orang menambahkan kuning telur pada es krim agar rasanya lebih kaya dan lembut.

Es krim yang mengandung kuning telur mudah ditemukan di Prancis. Kini semakin banyak es krim yang mengandung kuning telur untuk memperkaya rasa.

Pembuatan es krim tidak begitu sulit. Hanya perlu mencampur semua bahan utamanya untuk dimasak hingga mengental. Setelah didinginkan, campurannya diaduk dengan kecepatan tinggi untuk menggabungkan udara dan membuat es krim menjadi lebih padat.

Gelato

Sebenarnya, gelato merupakan bahasa Italia dari es krim. Namun, cara membuat gelato sedikit berbeda dari es krim biasa. Gelato mengandung susu yang lebih banyak dan krim yang lebih sedikit.

Es krim Italia itu juga tidak mengandung telur dan diaduk dengan kecepatan lebih lambat. Sehingga, gelato memiliki tekstur yang lebih lembut daripada es krim.

© MEN

Saat disajikan, gelato memiliki suhu yang lebih hangat. Teksturnya juga lebih lembut dan halus. Bertolak belakang dengan es krim, gelato mengandung lemak yang lebih sedikit dan rasanya pun lebih menonjol.

Jadi, Sahabat Dream lebih memilih es krim atau gelato?

Laporan: Anzila Riskia Putri

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website dream.co.id. Situs https://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”