DPR Beberkan Alasan Pilih Filianingsih Jadi Deputi Gubernur BI

harian-nasional.com/ – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memilih Filianingsih Hendarta sebagai Deputi Gubernur BI pada Senin (13/2/2023). Fili dipilih setelah melakukan fit and proper test bersama Dwi Pranoto.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara mengatakan Fili merupakan sosok yang mumpuni dan dibutuhkan oleh bank sentral Indonesia.

“Bu Fili menguasai kebijakan moneter dan sistem pembayaran. Ini yang dibutuhkan oleh BI. Dan makanya kami sepakat secara aklamasi memilih Bu Fili menjadi deputi gubernur,” ujarnya kepada awak media di Gedung DPR RI, Senin (13/2/2023).

Dia menambahkan, Fili memiliki kemampuan dalam menjalankan mandat menjaga stabilitas moneter dan stabilitas sistem keuangan. Selain itu juga dapat menciptakan industri sistem pembayaran yang aman, efisien, handal, lancar dan inklusif.

“Jadi artinya kita juga butuh itu dari sisi kemampuan dia punya kompetensi di sistem pembayaran dan moneter dia pernah di seluruh departemen itu dan dianggap bisa,” ungkapnya.

Anggota Komisi XI DPR RI Eriko Sotarduga menambahkan, kedua calon yang diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu memiliki keahlian di bidangnya masing-masing dan memiliki pengalaman yang mumpuni mengingat keduanya sudah sekitar 38 tahun mengabdi di bank sentral Indonesia.

Namun, berdasarkan paparan kedua calon saat fit and proper test, pihaknya menilai bidang digitalisasi yang diusung oleh Filianingsih merupakan yang sesuai dengan kondisi saat ini.

“Masing-masing punya keahlian tapi dalam hal ini kami harus mengambil satu keputusan. Situasi saat ini, berdasarkan perbincangan dengan teman-teman tadi bahwa memang situasi sekarang ini kita harus mengakomodir generasi-generasi muda yang terkait dengan digitalisasi,” ujar Eriko pada kesempatan yang sama.

Lantaran mengusung digitalisasi itulah, seluruh partai di Komisi XI DPR RI memilih Filianingsih sebagai Deputi Gubernur BI secara aklamasi.

“Jadi sebenarnya hanya soal pilihan saja pada saat ini mana yang lebih pantas untuk situasi saat ini. Iitu yang tadi ditawarkan oleh Bu Fili terutama dalam suatu sistem di era keterbukaan, di era digitalisasi, di era dimana semuanya ini bisa terjadi,” tambahnya.

Terlebih Filianingsih dapat menjawab keraguan Anggota DPR yang menilai digitalisasi hanya untuk masyarakat kalangan mengah ke atas saja.

Dia bilang, Fili dapat meyakinkan bahwa digitalisasi justru akan sangat menguntungkan dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat kalangan menengah ke bawah dan pelaku UMKM.

“Salah satunya melalui QRIS. QRIS yang sekarang bisa dipakai di Indonesia bisa dipakai di beberapa negara Asean.

Nantinya keputusan DPR RI ini akan disampaikan dalam Rapat Paripurna, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan oleh Mahkamah Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.