Cara Alami Mengatasi Sembelit dengan Pepaya

harian-nasional.com/ – Pepaya (Carica papaya L.) adalah tanaman buah berupa herba dari familia Caricaceae dan genus Carica yang berasal dari India, Amerika Tengah, dan kawasan sekitar Meksiko dan Kosta Rika.

Kini, buah ini bisa dengan mudah dibudidayakan atau ditemukan di Indonesia.

Di Tanah Air, pepaya popuper digunakan sebagai makanan “pencuci mulut”.

Tak hanya itu, pepaya juga dianggap sebagai buah yang memiliki banyak khasiat, seperti mengatasi sembelit.

Kandungan gizi pepaya

Melansir Buku Jus Super Ajaib (2013) oleh Rita Ramayulis, DCN., M.Kes., pepaya mengandung zat gizi yang lengkap, terutama sebagai sumber vitamin C, betakaroten, dan pektin, yakni serat larut air.

Berikut adalah kandungan gizi lengkap pepaya per 100 gram bahan:

  • Energi 46 kkal
  • Serat total 4,75 gram
  • Protein 0,5 gram
  • Karbohidrat 12,2 gram
  • Kalsium 23 mg
  • Fosfor 12 mg
  • Kaliym 221 mg
  • Magnesium 10 mg
  • Natrium 4 mg
  • Zat besi 1,7 mg
  • Karoten total 365 µg
  • Vitamin B1 0,04 mg
  • Vitamin B2 0,04 mg
  • Vitamin B3 0,338 mg
  • Vitamin C 78 mg
  • Air 86,7 gram

Selain kandungan gizinya, pepaya juga mengandung senyawa fitokimia, yaitu karotenoid.

Pigmen karotenoid yang terdapat pada buah ini adalah likopen yang memberi warna merah.

Maka dari itu, pepaya kuning tidak mengandung likopen.

Buah pepaya juga mengandung enzim papain yang bermanfaat untuk membantu mempercepat penyembuhan luka dan membantu proses pencenaan protein.

Manfaat kesehatan pepaya

Betakaroten yang terdapat juga di dalam pepaya merupakan provitamin A yang berperan sebagai antioksidan yang ampuh dalam menangkap serangan radikal bebas.

Begitu juga dengan kandungan karotenoid pada buah pepaya yang bisa sangat potensial untuk mengurangi aktivitas radikal bebas pemicu kanker.

Tiga antioksidan yang tersedia pada buah pepaya, yakni vitamin C, likopen, dan betakaroten dipercaya juga mampu mencegah oksidasi kolesterol.

Seperti diketahui, kolesterol yang teroksidasi dapat menempel dan menumpuk pada dinding pembuluh darah sehingga bisa memicu terjadinya serangan jantung dan stroke.

Sementara itu, kandungan serat pada pepaya juga dianggap bisa mengatasi sembelit dan memperlancar proses pencernaan.

Cara mengatasi sembelit dengan pepaya

Melansir Buku Sehat dengan Makanan Berserat (2007) oleh Rusilanti & Clara M. Kusharto, pepaya juga mengandung karpaina, yaitu suatu alkaloid yang berfungsi salah satunya untuk mengatasi sembelit atau konstipasi.

Bahkan jika dicampur dengan mangga, konsumsi buah pepaya dipercaya bisa mengurangi pembengkakan dan peradangan.

Selain itu, konsumsi buah pepaya bisa berfungsi sebagai anti-amuba, antikanker, dan antioksidan.

Melansir Buku Pepaya (1997) oleh H. Rahmat Rukmana, sembelit dapat diobati dengan makan seiris besar buah pepaya masak setiap sarapan pagi.

Pepaya tergolong buah yang kandungan asamnya rendah sehingga aman dikonsumsi pada pagi hari saat perut kosong dan aman bagi penderita gastritis.

Gastritis adalah infksi lambung yang ditandai dengan peningkatan asam lambung.

Konsumsi buah pepaya masak setiap hari juga baik untuk membantu mencegah pembentukan batu dalam kandung kemih.

Untuk mengatasi sembelit, pepaya juga bisa dikonsumsi selagi masih muda.

Caranya, konsumsi buah pepaya muda bersama garam dapur, jintan, dan sari jeruk.

Selain sembelit, ramuan tersebut juga dianggap bisa digunakan untuk mengatasi masalah lain, seperti kesulitan mencerna karbohidrat dan kekurangan air susu ibu (ASI) kaum ibu.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://harian-nasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harian-nasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”