Crypto  

Booming Kendaraan Listrik, Manta Ray Rilis Token MREV untuk Garap Segmen Charge to Earn

harian-nasional.com/ – Booming penggunaan kendaraan listrik ternyata ikut mendorong sektor kripto untuk masuk ke dalamnya. Hal itu turut dimanfaatkan oleh Manta Ray yang merupakan platform kripto yang berbasis di Inggris.

Manta Ray memperkenalkan konsep baru yang memungkinkan para pengguna mobil listrik bisa mendapatkan keuntungan saat melakukan isi ulang bahan bakar. Konsep yang dinamakan charge to earn ini akan mulai dirilis pada 19 September mendatang di PinkSale.finance.

Perusahaan mengusung konsep decentralized autonomous organization (DAO) yang membuat setiap pengguna token memiliki kemampuan untuk memberikan usul dan juga suara dalam pengembangan fitur dan tata kelola perusahaan. Adapun Manta Ray bakal merilis token MREV sebanyak 250 juta token di jaringan BSC Mainnet. Token tersebut nantinya akan digunakan sebagai keuntungan para pengguna mobil listrik.

Manta Ray memprediksi pada tahun ini ada sekitar 3 juta stasiun pengisian kendaraan listrik yang bakal dipasang. Jumlah tersebut akan terus tumbuh hingga tahun 2030 mendatang, ketika jumlah stasiun pengisian bahan bakar listrik diproyeksi akan mencapai 30 juta unit.

Founder Manta Ray, Mark Miller, mengatakan bahwa pihaknya menciptakan konsep bergaya Airbnb untuk stasiun pengisian daya perumahan mobil listrik. Hal ini membuat pengemudi dapat terhubung dengan host untuk kemudian bisa mendapatkan token MREV saat melakukan isi ulang.

“Teknologi blockchain membuat Manta Ray bisa bersikap netral untuk melakukan integrasi dengan banyak jaringan publik yang terfragmentasi. Hal itu memungkinkan untuk dilakukan karena tidak ada kepentingan yang terpusat,” jelas Mark Miller.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa dengan meluncurkan token MREV, perusahaan ini bisa mengambil langkah besar untuk membangun ekosistem ‘kripto hijau’ dan menjadikan setiap pengguna kendaraan listrik sebagai pemimpin utama di pasar pengisian electronic vehicle (EV) global.

Charge Point Bakal Berada di Perumahan

Penjualan kendaraan listrik dalam 6 tahun mendatang diprediksi bakal mencapai 33% secara global. Angka tersebut akan terus naik hingga mencapai 54% dari total penjualan kendaraan secara global pada tahun 2035.

Sejalan dengan hal itu, Manta Ray memprediksi dalam 5 tahun ke depan charge point (CP) akan berada di perumahan. Chief Technology Officer (CTO) Manta Ray, Robert Szocs, menambahkan bahwa 80% dari total CP akan berada di perumahan. Karena itu, investor bisa mendapatkan keuntungan dari pasar EV, karena Manta Ray akan membuka akses ke sebagian besar CP sebagai program charge to earn.

“Pengguna dapat memanfaatkan aplikasi dan menciptakan pendapatan dari stasiun pengisian daya yang ada di lokasinya,” tambah Robert Szocs. CP tersebut juga bisa digunakan untuk pemilik kendaraan listrik lain yang berada di area sekitar untuk menciptakan koneksi yang lebih luas.

Lebih Banyak Transaksi Bakal Dongkrak Harga Token MREV

Demi meningkatkan nilai token, Manta Ray memiliki skema yang menarik. Token MREV sengaja dibuat untuk bisa melawan deflasi, ketika setiap transaksi MREV akan membakar 1% dari token dan hal itu merefleksikan 1% dari seluruh pemegang token.

Jadi, ketika pasar kendaraan listrik tumbuh yang diikut dengan jumlah anggota CP dari Manta Ray, secara alami hal itu akan meningkatkan transaksi dan mengurangi jumlah token. Dengan skema itu, harga token tersebut akan meningkat dan bisa menambah nilai bagi pemegang token.

Namun, perlu diingat, kendaraan listrik merupakan industri baru yang masih memiliki tantangan dalam hal rantai pasokan bahan baku hingga transisi yang cukup memakan waktu dari kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram Be[In]Crypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!