Anak Usaha PAM Group Mau IPO, Incar Dana Rp 300 Miliar

harian-nasional.com/ – Pintu Air Mas Group (PAM Group) melalui entitas bisnisnya yang bergerak di bidang properti asal Balikpapan, PT Wulandari Bangun Laksana akan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan perusahaan pada Senin (10/10), Wulandari Bangun Laksana akan menawarkan sebanyak-banyak 2,75 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp 10 per saham. Adapun, harga penawaran awal dalam aksi korporasi ini berada di rentang Rp 100 sampai Rp 120 per saham. Sehingga dari IPO ini, perusahaan diperkirakan bakal memperoleh dana senilai Rp 275 miliar hingga Rp 330 miliar.

Bersamaan dengan penawaran umum saham perdana, perusahaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 7 miliar waran seri I yang menyertai penerbitan saham baru. Waran seri I diberikan sebagai insentif bagi pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan penawaran umum.

Setiap pemegang 100 saham baru perseroan berhak memperoleh 137 waran di mana setiap satu waran memberikan hak kepada pemegang untuk membeli satu saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan.

Komposisi pemegang saham Wulandari Bangun Laksana saat ini terdiri atas Christopher Sumasto Tjia sebesar 50%, sementara sisanya sebesar 50% dimiliki oleh Clarissa Ady Sumasto Tjia.

BACA JUGA

44 Perusahaan IPO di BEI Himpun Dana Rp 21,8 Triliun

Perusahaan berencana menggunakan sekitar Rp 100 miliar dari dana IPO untuk membeli tanah seluas kurang lebih 1,2 hektar di Kecamatan Balikpapan Selatan, Balikpapan. Sisa dana yang diperoleh sekitar 90% akan dipergunakan untuk modal kerja dan sekitar 10% akan dipergunakan untuk operasional perseroan. Adapun, penjamin pelaksana efek adalah PT Artha Sekuritas Indonesia.

Berikut jadwal sementara IPO Wulandari Bangun Laksana:

    Masa penawaran awal : 10 Oktober – 17 Oktober 2022

    Perkiraan tanggal efektif : 26 Oktober 2022

    Perkiraan penawaran umum perdana saham : 28 Oktober – 01 November 2022

    Perkiraan Tanggal Penjatahan : 01 November 2022

    Perkiraan tanggal pengembalian uang pemesanan : 02 November 2022

    Perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik : 02 November 2022

    Perkiraan pencatatan saham di BEI: 03 November 2022