Travel  

Ada Pameran Ruang Kosong di Galeri Seni ROH Project, Apa Maknanya?

Ada Pameran Ruang Kosong di Galeri Seni ROH Project, Apa Maknanya?

harian-nasional.com/ – Dua pameran tunggal berlangsung bersamaan untuk pertama kalinya di galeri seni ROH Projects , Jalan Surabaya No.66, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2022).

Pameran pertama bertajuk “Aperture”, merupakan kumpulan dari 49 lukisan mini karya Davy Linggar, seorang fotografer ternama di Ibu Kota.

Lewat media kayu berukuran 20×20 cm, Davy memaparkan pandangannya akan keadaan sekitar, sebagai hasil dari objek yang pernah ia jepret.

“Saya analogikan (tema pameran) sebagai informasi, kejadian yang masuk ke mata saya, lalu hasilnya keluar, dipresentasikan lewat lukisan,” kata Davy saat ditemui Kompas.com di Galeri ROH, Sabtu (10/12/2022).

Menariknya, sebagian besar objek lukisan tersebut merupakan gestur tangan dan lekuk tubuh manusia, ditaruh berdampingan dengan lukisan lainnya yang berwarna lugas hingga monokrom.

Melangkahkan kaki lebih dalam ke ruang pameran berikutnya, mungkin pengunjung akan sedikit bingung dengan kehadiran sebuah ruang yang kosong melompong tanpa satu pun “karya” yang mengisi.

Salah seorang pengunjung yang hadir saat pembukaan pameran di Galeri ROH Projects, Sabtu lalu, Sri, sempat terkejut mendapati ruang kosong yang didominasi warna putih dan abu-abu itu.

Ternyata itu adalah karya yang dipamerkan seorang seniman asal Singapura bernama Heman Chong.

“Terkejut saat lihat ternyata yang dipamerkan ruang kosong. Tapi ruang kosong itu sendiri punya makna dalam,” katanya.

Heman kemudian menjelaskan bahwa keberadaan ruang kosong itu adalah untuk memberi ruang bagi siapapun melakukan apa saja di sana.

Ia menjelaskan, setiap orang membutuhkan ruang, seperti untuk sekadar bersantai di tengah kepadatan.

“Di atas juga ada instalasi. Jadi dengan ruang ini, cahaya matahari juga bisa langsung masuk (fokus), tidak berpencar. Orang-orang bisa melakukan apapun yang mereka inginkan di sini, bisa duduk, atau apapun,” tutur Heman.

Menariknya, pengunjung mungkin akan tambah kebingungan, lantaran di sekitar area itu, ada seseorang yang berjalan berkeliling ruangan sambil bicara keras-keras.

Penampilan ini merupakan bagian dari pameran karya Heman Chong yang bertajuk “Everything (Wikipedia)” (2016), dengan kehadiran seorang pria yang membacakan lantang tanpa ekspresi, isi teks dari laman Wikipedia yang dibukanya, terus-menerus.

Bagaimana, tertarik berkunjung ke dua pameran tunggal ini?

Kedua pameran masih akan buka untuk umum secara gratis, hingga 8 Januari 2023, setiap hari Rabu-Jumat mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.

Sedangkan pada hari Sabtu-Minggu, pameran buka mulai pukul 11.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.