7 Cara Alami Mengatasi Infeksi Saluran Kemih Tanpa Obat

7 Cara Alami Mengatasi Infeksi Saluran Kemih Tanpa Obat

harian-nasional.com/ – Infeksi saluran kemih (ISK) umumnya terjadi karena ada bakteri yang masuk dan berkembang di saluran kemih melalui uretra.

Kondisi tersebut menyebabkan ketidaknyamanan berupa rasa sakit pada kandung kemih hingga komplikasi serius apabila infeksi sudah menyebar ke ginjal.

Orang yang mengalami ISK disarankan untuk segera bergegas mengunjungi layanan kesehatan demi mendapat tindakan yang tepat.

Melansir Healthline, perawatan ISK secara medis meliputi resep obat antibiotik, antivirus, atau antijamur.

Dalam kondisi tertentu, dokter juga menyarankan terapi menggunakan kimia sel untuk mengubah interaksi antara tubuh dan bakteri.

Selain perawatan dan pengobatan dari dokter, Anda dapat mencoba cara alami untuk meredakan dan mengatasi rasa sakit akibat infeksi saluran kemih .

1. Cukupi kebutuhan air

Hal pertama yang harus dilakukan ketika Anda mengalami infeksi saluran kemih adalah minum banyak air.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), air yang Anda minum dapat membantu menghilangkan bakteri yang menyebabkan infeksi.

Sayangnya, kebanyakan orang mengambil air untuk diminum hanya ketika mereka merasa haus. Oleh sebab itu, untuk mengatasi ISK serta menjaga agar tetap terhidrasi, usahakan minum 8 gelas (2 liter) air dalam sehari.

2. Perbanyak vitamin C

Konsumsi makanan serta suplemen vitamin C dapat membuat urine menjadi lebih asam sehingga menghambat pertumbuhan bakteri di saluran kemih Anda.

Namun, jika kondisi ISK cukup parah, Anda mungkin disarankan untuk tidak terlalu banyak konsumsi jeruk serta makanan asam lainnya karena dapat mengiritasi kandung kemih.

3. Redakan sakit dengan bantal hangat

Peradangan dan iritasi dari ISK menyebabkan rasa terbakar, tekanan, dan nyeri di sekitar kemaluan. Kondisi ini tentu mengakibatkan ketidaknyamanan, bahkan mengganggu aktivitas.

Melansir Everyday Health, Anda dapat menggunakan bantal hangat untuk meredakan rasa sakit di area tersebut.

Amati pengaturan suhu agar tidak terlalu panas dan gunakan maksimal 15 menit demi menghindari luka bakar. Anda juga disarankan untuk tidak meletakkan langsung bantal tersebut di atas permukaan kulit.

4. Konsumsi makanan sehat

Bila Anda menderita ISK, segeralah menjauhi makanan dan minuman yang mengandung kafein, alkohol, makanan pedas, nikotin, minuman berkarbonasi, dan pemanis buatan karena dapat mengiritasi kandung kemih.

Kandung kemih yang mengalami iritasi akibat kandungan makanan di atas, bisa menyebabkan Anda sulit untuk sembuh dari infeksi saluran kemih.

Ubah diet atau menu makanan Anda dengan mengonsumsi makanan sehat, seperti karbohidrat berserat tinggi (contoh: oatmeal).

5. Pastikan kandung kemih kosong saat buang air kecil

Penderita infeksi saluran kemih maupun orang sehat, disarankan untuk memastikan urine keluar semua saat buang air kecil sehingga kandung kemih pun kosong.

Diketahui, buang air kecil merupakan usaha tubuh dalam membuang bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

6. Ubah gaya hidup

Perubahan gaya hidup penting dilakukan karena dapat membantu pemulihan dari ISK dan mencegah infeksi lainnya.

Berikut beberapa gaya hidup yang perlu Anda terapkan:

  • berhenti merokok
  • kenakan pakaian berbahan katun dan pakaian dalam yang longgar
  • selalu membersihkan kelamin dengan air bersih
  • cebok atau membasuh dubuh seusai buang air besar dari arah depan ke belakang
  • pilih produk kebersihan (sabun) yang bebas dari pewangi atau parfum
  • hindari douching

7. Kurangi daging merah dan unggas

Beberapa penelitian, seperti yang diterbitkan pada Agustus 2018 di jurnal mBio, unggas dan daging merah yang terkontaminasi dengan strain bakteri E.coli kemungkinan dapat menyebabkan ISK.

Namun, seperti diketahui tidak semua E.coli menimbulkan masalah. Beberapa E.coli bahkan hidup di usus.

Kendati demikian, bakteri dari usus bisa masuk ke saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

Risiko ini lebih besar pada wanita daripada pria. Pasalnya, wanita memiliki uretra yang lebih pendek dibanding pria. Uretra yang pendek menyebabkan bakteri hanya perlu menempuh jarak singkat untuk sampai kandung kemih.

Oleh sebab itu, mengurangi konsumsi daging dan fokus pada buah serta sayuran dapat mengurangi risiko ISK.

Penelitian yang diterbitkan pada Januari 2020 di Scientific Reports, menyatakan penganut vegetarian memiliki risiko 16 persen lebih rendah terkena ISK, dibandingkan dengan non-vegetarian.