4 Cara Mengatasi Rambut Susah Diatur

harian-nasional.com/ – Rambut susah diatur seperti rambut singa memang bikin jengkel. Mau dibentuk dengan model atau gaya apa pun umumnya tidak selalu berhasil. Tertiup angin sedikit, malah tambah kusut. Sebenarnya, adakah cara “menjinakkan” rambut susah diatur?

Apa penyebab rambut susah diatur?

Umumnya rambut kering, kaku, dan susah diatur merupakan efek kerusakan. Rambut yang rusak sering kali disebabkan hair dryer, meluruskan rambut dengan catokan, salah sampo, salah sisir, dan salah perawatan rambut.

Rambut yang sering dicatok atau dikeringkan bisa bikin kutikula (lapisan pelindung) rambut rusak. Sebab, paparan suhu panas tinggi terus-menerus akan menghilangkan kelembapan pada lapisan kulit kepala rambut. Alhasil, rambut jadi kering, kusut, dan kasar.

Orang yang secara genetik memiliki jenis rambut keriting juga cenderung susah diatur.

Cara mengatasi rambut susah diatur

1. Potong rambut dengan model yang tepat

Menurut penata rambut Stephen Thevenot, rambut tidak akan lagi susah diatur setelah dipotong dengan gaya yang benar. Mintalah kepada penata rambut atau kapster Anda untuk memotong ujung atau bagian rambut yang bercabang atau yang kering.

Setelah itu, konsultasikanlah model potongan rambut yang ujungnya tumpul, seperti rambut bob atau potong rata. Hindari potongan rambut shaggy, layer, atau lancip di bawah.

Model shaggy atau yang berlapis-lapis bisa mengubah lapisan dan tekstur rambut. Alhasil rambut jadi lemah dan tipis, membuat rambut rentan menjadi keriting.

2. Keramas pakai air dingin

Mandi air hangat memang lebih nyaman dan bikin rileks. Sayangnya, mandi atau keramas pakai air hangat bisa menghilangkan kelembapan pada kulit kepala rambut. Ini bisa membuat helai rambut makin jadi kering dan mengembang.

Usahakan untuk selalu mandi dengan air dingin termasuk saat keramas. Air dingin menutup lapisan pelindung rambut yang bisa meningkatkan kilau dan menjaga kelembapan kulit kepala agar tetap utuh.

3. Pakai kondisioner dan sampo khusus

Untuk rambut keriting dan susah ditata, Thevenot menyarankan pakai sampo dengan bahan bebas sulfat. Selain itu, pilih sampo dengan bahan yang bisa melembapkan kulit kepala seperti shea butter, minyak kelapa, alpukat, atau minyak macadamia.

Tips lain untuk mengatasi rambut kering dan kasar yakni dengan pakai kondisioner. Pakailah jenis kondisioner rambut yang dibilas sehabis pakai sampo.

Anda juga bisa sesekali lembapkan rambut pakai leave-on conditioner yang tidak perlu dibilas saat beraktivitas saat cuaca panas terik untuk menjaga rambut tetap halus. Pilihlah kondisioner yang juga bebas sulfat.

ARTIKEL TERKAIT

PERAWATAN RAMBUT & KULIT KEPALA

Panduan Cara Merawat Rambut agar Sehat dan Berkilau

Rambut sehat dan berkilau adalah impian bagi sebagian besar orang. Selain tampak indah, Anda juga terhindar dari berbagai penyakit kulit kepala, seperti ketombe. Itulah mengapa Anda perlu mengetahui bagaimana cara merawat rambut dengan benar. Cara merawat rambut agar tetap sehat Beberapa orang mungkin menyepelekan dalam menjaga kesehatan rambut karena terlihat tidak sepenting kesehatan tubuh. Padahal, tidak merawat […]

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro• Sep 05

4. Bijak saat mengeringkan rambut

Mengeringkan rambut pakai hair dryer memang efisien. Namun untuk rambut kering dan susah diatur, keringkanlah secara alami baik diangin-anginkan atau pakai kipas angin. Ini bisa mengatasi rambut tidak makin kering dan susah diatur.

Perhatikan juga handuk yang Anda pakai. Umumnya handuk yang tersedia di toko terbuat dari bahan kasar yang memang ditujukan menyerap air dari kulit tubuh.

Apabila handuk biasa digosok-gosokan ke rambut, yang terjadi malah lapisan rambut bisa kasar karena seratnya akan menghilangkan kutikula (lapisan pelindung) pada batang rambut.

Disarankan untuk menggunakan handuk berbahan katun yang lembut untuk mencegah dan mengatasi masalah rambut kering, kasar, serta susah diatur.

Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.

10

Topik

1.2k

Postingan

17k

Anggota

Umum

Vaginismus

PCOS

Fibroid Rahim

Gangguan Hormon

Lihat semua topik